Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh relaksasi autogenik terhadap kadar gula darah penderita DM di wilayah kerja Puskesmas Belimbing Kota Padang. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one group pre-test and post-test. Populasi berjumlah 282 penderita DM tipe 2 dengan sampel 26 orang yang dipilih menggunakan purposive sampling. Kadar gula darah sewaktu diukur menggunakan glukometer sebelum dan sesudah intervensi relaksasi autogenik selama 15 menit per hari selama 3 hari. Analisis data menggunakan paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan rerata kadar gula darah sebelum intervensi sebesar 243,58 mg/dL (rentang 189-326) menurun menjadi 201,50 mg/dL (rentang 156-254) setelah intervensi dengan selisih 42,08 mg/dL dan nilai p=0,001. Hasil penelitian ini adalah relaksasi autogenik berpengaruh menurunkan kadar gula darah penderita DM tipe 2 melalui penurunan aktivitas saraf simpatis dan penekanan aksis HPA sehingga kortisol dan katekolamin menurun dan sensitivitas insulin meningkat, sehingga dapat menjadi terapi komplementer untuk kontrol glikemik.
Copyrights © 2026