Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden Mahasiswa (Pilpresma) merupakan sarana demokrasi kampus bagi mahasiswa untuk menyalurkan hak politiknya. Namun, Pilpresma Universitas Negeri Padang (UNP) 2025 menunjukkan golput sebesar 86,93% dari 38.532 mahasiswa yang memiliki hak pilih, meningkat dibandingkan dua tahun sebelumnya meskipun telah menggunakan e-voting. Penelitian ini bertujuan menganalisis partisipasi mahasiswa dan faktor-faktor penyebab rendahnya partisipasi dalam Pilpresma UNP 2025. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan 20 informan yang dipilih melalui purposive dan snowball sampling, meliputi mahasiswa golput, mahasiswa yang memilih, panitia pemilu, tim sukses, dan pengurus organisasi kemahasiswaan. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, lalu dianalisis dengan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi dipengaruhi oleh kesadaran politik, efektivitas sosialisasi, kepercayaan terhadap sistem dan organisasi kemahasiswaan, media sosial, serta lingkungan sosial. Kemudahan e-voting belum cukup mendorong partisipasi tanpa penguatan kesadaran dan pendidikan politik mahasiswa
Copyrights © 2026