Mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) selama ini masih kerap dipandang identik dengan aktivitas fisik berbasis gerak tubuh, sehingga kebutuhan siswa dengan kecenderungan belajar visual maupun auditori sering kali tidak mendapat perhatian yang memadai dalam proses perencanaan pembelajaran. Kondisi ini bermasalah karena ketika pendekatan mengajar guru tidak sesuai dengan cara siswa menyerap informasi, hasil belajar yang diperoleh tidak akan optimal. Penelitian ini dilaksanakan di SMK N 11 Malang dengan fokus mendeskripsikan kecenderungan gaya belajar—meliputi aspek visual, auditori, dan kinestetik—pada siswa kelas X Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) dalam pembelajaran PJOK. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan metode survei. Sebanyak 124 siswa kelas X TKJ dijadikan subjek penelitian dengan menerapkan teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan angket berbasis skala Likert yang validitas dan reliabilitasnya telah diverifikasi. Data yang terkumpul dianalisis melalui distribusi frekuensi dan penghitungan persentase. Hasil penelitian menunjukkan pola distribusi gaya belajar yang relatif berimbang di antara ketiga kategori: kinestetik menempati proporsi tertinggi sebesar 36%, sedangkan visual dan auditori masing-masing mencapai 32%. Meskipun kinestetik menjadi yang terdepan, selisih angka yang sangat tipis mencerminkan keragaman yang substansial dalam preferensi belajar di kelas tersebut.
Copyrights © 2026