Perilaku seksual pranikah di kalangan remaja merupakan persoalan moral yang memerlukan intervensi serius dari Pendidikan Agama Kristen. Penelitian ini bertujuan merumuskan integrasi prinsip kekudusan Kitab Imamat ke dalam fondasi kurikulum PAK sebagai landasan pendidikan seksual remaja. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan, menganalisis Kitab Imamat khususnya pasal 17 sampai 26 serta artikel-artikel jurnal terkait kekudusan, kurikulum PAK, dan pendidikan seksual remaja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekudusan dalam Imamat bukan sekadar aturan moral melainkan panggilan identitas sebagai umat pilihan Allah. Prinsip ini membentuk resistensi internal siswa terhadap perilaku seksual pranikah karena tubuh dan seksualitas dipahami sebagai milik Allah yang kudus. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kurikulum PAK berbasis identitas kekudusan menawarkan pergeseran paradigma dari pendidikan seksual berbasis ancaman menuju pendidikan seksual berbasis kasih dan kekudusan Allah. Penelitian ini merupakan studi kepustakaan yang bersifat konseptual dan belum membuktikan efektivitas penerapan kurikulum secara empiris. Implikasi penelitian ini diharapkan dapat menjadi fondasi teologis bagi pengembangan kurikulum PAK di sekolah-sekolah Kristen.
Copyrights © 2026