Adanya krisis moral yang sering dihadapi oleh remaja serta signifikansi peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam menangani isu ini, terutama di SMA Islamic Centre. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui cara yang digunakan oleh guru PAI dalam menghadapi krisis moral. Metode penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa tingkat krisis moral di SMA Islamic Centre tergolong rendah jika dibandingkan dengan rata-rata nasional, yang menunjukkan keberhasilan guru dalam menerapkan metode pembinaan moral yang kreatif dan konteks, yang mencakup pendekatan pembelajaran aktif, keteladanan yang diberikan oleh guru, serta kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat. Diskusi ini menekankan bahwa metode pembinaan moral tersebut relevan serta efektif dalam membentuk karakter siswa sesuai dengan nilai-nilai agama dan budaya. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa strategi yang diterapkan oleh guru PAI memiliki pengaruh besar dalam mengurangi krisis moral remaja. Implikasi dari hasil penelitian ini mengusulkan agar institusi pendidikan terus meningkatkan kemampuan guru, mengadopsi metode pembelajaran yang lebih menarik, serta memperkuat kerjasama antar berbagai pihak untuk merawat dan mengembangkan moral remaja. Penelitian ini juga berfungsi sebagai referensi penting bagi sekolah-sekolah lain dalam menghadapi tantangan moral generasi muda di zaman modern.
Copyrights © 2026