Penelitian ini bertujuan untuk memetakan tren global, peta kolaborasi, dan arah penelitian terkini terkait penerapan kecerdasan buatan dalam memodelkan dinamika komunitas serangga pada agroekosistem kopi. Data diperoleh dari basis data Scopus menggunakan pendekatan bibliometrik dengan analisis deskriptif dan visualisasi jejaring menggunakan VOSviewer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa publikasi di bidang ini meningkat pesat sejak tahun 2017, dengan dominasi riset yang berfokus pada penerapan deep learning, machine learning, dan convolutional neural network untuk identifikasi, klasifikasi, dan prediksi perilaku serangga. Brasil dan India merupakan negara paling produktif, diikuti oleh Peru, Kolombia, dan Indonesia. Peta kolaborasi peneliti menunjukkan jejaring yang egaliter dan lintas disiplin, sedangkan analisis kata kunci menampilkan lima klaster tematik utama yang berkaitan dengan pertanian presisi, penginderaan jauh, dan manajemen hama adaptif. Hasil ini menunjukkan bahwa riset kecerdasan buatam pada ekosistem kopi tengah bergerak menuju integrasi data ekologis dan teknologi digital untuk membangun sistem pertanian yang berkelanjutan dan tangguh terhadap perubahan iklim. Kata kunci: agroekosistem kopi, bibliometrik, deep learning, kecerdasan buatan, komunitas serangga.
Copyrights © 2026