Latar Belakang: Waktu tunggu berperan penting dalam layanan kesehatan, berhubungan dengan mutu pelayanan kesehatan. SOP waktu tunggu dipedomani dengan baik maka mutu pelayanan kesehatan di rumah sakit akan meningkat. Ketidakpatuhan petugas kesehatan dalam SOP waktu tunggu pasien di IGD dapat mengakibatkan kurangnya kepuasan pasien karena lama menunggu, pasien marah, merasa tidak dipedulikan, atau merasa diabaikan. Tujuan: Menganalisis kepatuhan tenaga kesehatan terhadap waktu tunggu pasien di IGD Rumah Sakit. Metode: Penelitian kuantitatif dengan pendekatan analisis observasi dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel 22 tenaga kesehatan yaitu dokter dan perawat IGD Rumah Sakit Palembang BARI pada bulan Juni-Juli 2024. Pengukuran dengan cara wawancara dan mengisi kuisoner yang telah divalidasi. Hasil: Berdasarkan karakteristik sosiodemografinya didapatkan kepatuhan tenaga kesehatan terhadap waktu tunggu pasien di IGD yang terbanyak usia ≥ 30 tahun, jenis kelamin laki-laki, lama kerja < 5 tahun, pengetahuan cukup, dan keterampilan baik. Kejadian kepatuhan tenaga kesehatan yang patuh sebanyak 13 orang (59,1%) dan yang tidak patuh sebanyak 9 orang (40,9%). Saran: Instansi rumah sakit agar dapat meningkatkan pengawasan ataupun arahan terhadap tenaga kesehatan guna peningkatan kepatuhan tenaga kesehatan terhadap waktu tunggu pasien di IGD serta dilakukan sosialisasi ataupun penyuluhan berkala mengenai SOP untuk menambah pengetahuan dan keterampilan yang baik dalam bertugas di IGD. Kata Kunci: Kepatuhan, Waktu Tunggu, Tenaga Kesehatan
Copyrights © 2025