Penelitian ini bertujuan mengembangkan media interaktif digital berbasis Problem-Based Learning (PBL) untuk meningkatkan kemampuan membaca pemahaman teks deskripsi siswa kelas IV sekolah dasar. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi tahap analyze, design, develop, implement, dan evaluate. Subjek penelitian terdiri atas 30 siswa kelas IV SD Negeri Sirnagalih, Kabupaten Bandung Barat. Pengumpulan data dilakukan melalui lembar validasi ahli materi dan ahli media, angket respons peserta didik, observasi, serta tes kemampuan membaca pemahaman berupa pretest dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media yang dikembangkan memenuhi kriteria sangat valid, dengan hasil validasi ahli materi sebesar 89% dan ahli media sebesar 92%. Tingkat kepraktisan media juga berada pada kategori sangat praktis, ditunjukkan oleh hasil uji coba terbatas sebesar 93% dan uji coba luas sebesar 90%. Selain itu, hasil paired sample t-test menunjukkan nilai signifikansi < 0,001, yang mengindikasikan adanya perbedaan signifikan antara hasil pretest dan posttest setelah penggunaan media. Analisis N-Gain memperoleh rata-rata sebesar 74,44% dengan kategori cukup efektif, yang menunjukkan bahwa media mampu meningkatkan kemampuan membaca pemahaman peserta didik. Dengan demikian, media interaktif digital berbasis Problem-Based Learning (PBL) dinyatakan valid, praktis, dan efektif sehingga layak digunakan sebagai alternatif media pembelajaran inovatif untuk meningkatkan kemampuan membaca pemahaman teks deskripsi pada siswa sekolah dasar.
Copyrights © 2026