Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan daya tarik wisata bahari Gili Kondo, menganalisis tata kelola aksesibilitas dan pelayanan transportasi penyeberangan dari Sambelia, serta mengidentifikasi faktor yang berkaitan dengan pendapatan pelaku wisata lokal. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui observasi lapangan dan wawancara mendalam terhadap 18 informan yang terdiri atas 15 pelaku jasa penyeberangan dan pengelola outlet, 2 pengurus Kelompok Sadar Wisata, serta 1 pejabat Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Timur. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Gili Kondo memiliki daya tarik alam yang kuat berupa terumbu karang, kejernihan perairan, pantai pasir putih, Gili Pasir, dan kawasan yang dimanfaatkan untuk aktivitas camping. Potensi tersebut belum didukung secara seimbang oleh aspek aksesibilitas, fasilitas penunjang, dan kelembagaan. Sistem penyeberangan masih dikelola secara konvensional melalui outlet perorangan tanpa sistem pelayanan satu pintu. Tarif penyeberangan berkisar Rp350.000–Rp500.000 per kapal pulang-pergi dan belum didukung standardisasi tarif yang ditemukan dalam penelitian. Ketersediaan life jacket, fasilitas sanitasi, pengelolaan sampah, serta pusat informasi juga masih terbatas. Pada aspek ekonomi, pendapatan boatman menunjukkan perbedaan antara hari biasa dan akhir pekan. Pendapatan bersih pada hari biasa berkisar Rp200.000–Rp300.000 per hari, sedangkan pada akhir pekan dapat mencapai Rp800.000–Rp1.200.000 per hari. Fluktuasi kunjungan, efisiensi penggunaan bahan bakar, kualitas komunikasi penjemputan, dan persaingan antar-outlet menjadi faktor yang berkaitan dengan kondisi pendapatan tersebut. Temuan penelitian menunjukkan pentingnya penguatan tata kelola destinasi, standardisasi pelayanan, dan integrasi kelembagaan untuk mendukung keberlanjutan ekonomi masyarakat lokal. Dalam perspektif Pendidikan IPS, temuan tersebut relevan sebagai konteks pembelajaran mengenai interaksi manusia dengan lingkungan, geografi pariwisata, serta aktivitas ekonomi masyarakat pesisir.
Copyrights © 2026