Usaha kuliner bersaing bukan hanya melalui cita rasa, tetapi juga melalui pengalaman pelayanan yang diterima pelanggan. Artikel ini bertujuan mengulas bagaimana kualitas pelayanan dijalankan sebagai strategi pemasaran, hubungannya dengan kepuasan serta loyalitas pelanggan, dan kendala beserta pemecahannya. Pendekatan yang dipilih ialah tinjauan pustaka deskriptif-kualitatif atas sebelas artikel, terdiri atas tiga tulisan Hendra Riofita dan delapan penelitian lain. Hasil telaah menunjukkan bahwa layanan yang ramah, cepat, akurat, konsisten, dan tanggap terhadap keluhan berpotensi meningkatkan kepuasan, pembelian ulang, dan rekomendasi dari mulut ke mulut, tetapi efeknya bergantung pada mutu produk, harga, promosi, dan pengelolaan hubungan pelanggan. Kendala utama berupa keterbatasan sumber daya, standar layanan yang belum stabil, dan minimnya kecakapan pemasaran digital; semuanya dapat diatasi dengan pelatihan, prosedur tertulis, evaluasi berkala, dan tindak lanjut masukan pelanggan. Temuan ini merupakan sintesis studi terdahulu, bukan data lapangan baru.
Copyrights © 2026