Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

BENTUK PERANAN GURU DALAM MEMBERIKAN PENDIDIKAN KEPEMIMPINAN Hendra Riofita
POTENSIA: Jurnal Kependidikan Islam Vol 2, No 1 (2016): Juni
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/potensia.v2i1.2533

Abstract

Indonesia, as many experts mention, has interminable problems of leadership. As a country in which Muslims are the majority, everyone should realize that all are born as a leader who shall have the responsibility upon people’s welfare. But in reality, Indonesians are not wellbeing physically or spiritually. It absolutely defines that a leader should possess leadership knowledge to lead people, not only depend on the God’s will solely. A leader is not an innate. For this purpose, teachers have the responsibility and important role to succeed the educational leadership as earlier as possible. This article is a descriptive discussion which is aimed at describing the roles of teacher as motivator, leader, problem solver and students’ ally in modeling the leadership. The discussion shows that all the four roles of teachers give positive effect in gaining the learning objectives of educational leadership
Koperasi Merah Putih Perannya dalam Mengurangi Ketergantungan Ekonomi Masyarakat Winda Yuniar; Hendra Riofita
SERUMPUN : Journal of Education, Politic, and Social Humaniora Vol. 4, No. 1 : SERUMPUN (JANUARY-JUNE 2026)
Publisher : Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61590/srp.v4i1.367

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Koperasi Merah Putih dalam mengurangi ketergantungan ekonomi masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif melalui studi literatur terhadap berbagai sumber ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Koperasi Merah Putih memiliki peran strategis dalam memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat melalui beberapa aspek utama, yaitu penyediaan akses permodalan yang terjangkau, penguatan sistem distribusi ekonomi, serta pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Selain itu, integrasi koperasi dengan teknologi digital turut mendorong peningkatan inklusi keuangan dan perluasan akses pasar. Koperasi juga berperan dalam mendukung sektor ekonomi lokal, khususnya pertanian, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. Namun, dalam implementasinya masih terdapat berbagai tantangan, seperti rendahnya literasi keuangan dan digital, keterbatasan sumber daya manusia, serta belum meratanya infrastruktur teknologi. Oleh karena itu, diperlukan strategi pengembangan yang komprehensif melalui peningkatan kapasitas pengelolaan koperasi, edukasi masyarakat, serta dukungan kebijakan pemerintah.
STRATEGI PROMOSI MELALUI TIKTOK UNTUK MENDUKUNG PENJUALAN PRODUK UMKM: KAJIAN LITERATUR NARATIF Natasya Tul Mawaddah; Hendra Riofita
Journal of Social and Economics Research Vol 8 No 2 (2026): JSER, December 2026
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v8i2.1245

Abstract

Artikel ini bertujuan menganalisis peran media sosial, marketplace, dan kepercayaan pelanggan dalam strategi digital marketing UMKM. Penelitian menggunakan metode studi literatur dengan menelaah artikel jurnal yang relevan, termasuk tiga publikasi yang ditulis oleh Hendra Riofita sebagai penulis tunggal serta penelitian lain mengenai pemasaran digital, adopsi e-commerce, social commerce, dan kepercayaan konsumen. Literatur dipilih berdasarkan kesesuaian topik dan keterlacakan sumber, kemudian dianalisis secara tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa media sosial berfungsi untuk membangun kesadaran merek dan interaksi, marketplace memudahkan pencarian produk serta proses transaksi, sedangkan kepercayaan pelanggan menjadi penghubung penting antara paparan promosi dan keputusan pembelian. Strategi yang lebih berpeluang meningkatkan penjualan bukan sekadar memperbanyak unggahan, melainkan mengintegrasikan konten yang relevan, pengelolaan toko digital, bukti transaksi yang dapat dipercaya, pelayanan responsif, dan evaluasi kinerja secara berkala. Kajian ini juga menemukan bahwa keterbatasan literasi digital, sumber daya, serta ketergantungan pada platform menjadi tantangan yang perlu diperhitungkan. Artikel ini menawarkan kerangka praktis bagi UMKM dan agenda penelitian lanjutan yang dapat diuji secara empiris.
TANTANGAN PERSONALISASI PEMASARAN DIGITAL DALAM MENYEIMBANGKAN RELEVANSI PROMOSI DAN PRIVASI KONSUMEN Thisa Pratiwi; Hendra Riofita
Journal of Social and Economics Research Vol 8 No 2 (2026): JSER, December 2026
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v8i2.1698

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tantangan personalisasi pemasaran digital dalam menyeimbangkan relevansi promosi dengan perlindungan privasi konsumen. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur (library research) dengan mengumpulkan, menelaah, dan menganalisis berbagai penelitian terdahulu yang berkaitan dengan personalisasi pemasaran digital, privasi konsumen, kepercayaan pelanggan, dan etika penggunaan data. Hasil kajian menunjukkan bahwa personalisasi pemasaran digital dapat meningkatkan relevansi promosi, pengalaman pelanggan, keterlibatan, dan loyalitas konsumen. Namun, pengumpulan data secara berlebihan, kurangnya transparansi, serta penggunaan informasi pribadi tanpa persetujuan yang jelas dapat menimbulkan kekhawatiran dan menurunkan kepercayaan konsumen terhadap perusahaan. Kondisi ini menunjukkan adanya personalization–privacy paradox, yaitu keadaan ketika konsumen menginginkan promosi yang sesuai dengan kebutuhannya, tetapi juga khawatir terhadap penggunaan data pribadinya. Oleh karena itu, perusahaan perlu menerapkan personalisasi secara bertanggung jawab melalui persetujuan yang jelas, pembatasan pengumpulan data, transparansi penggunaan informasi, keamanan data, serta pemberian kendali kepada konsumen atas data pribadinya. Dengan demikian, perlindungan privasi bukan sekadar kewajiban perusahaan, melainkan bagian penting dalam membangun kepercayaan konsumen dan menjaga keberlanjutan pemasaran digital.
ANALISIS PENGARUH HARGA TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN KONSUMEN Manggar Widiantoro; Hendra Riofita
Journal of Social and Economics Research Vol 8 No 2 (2026): JSER, December 2026
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v8i2.1701

Abstract

Harga merupakan salah satu pertimbangan utama konsumen sebelum memutuskan membeli suatu produk, tetapi besarnya pengaruh harga berbeda pada setiap konteks pasar. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh harga terhadap keputusan pembelian konsumen berdasarkan temuan penelitian terdahulu. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan deskriptif kualitatif terhadap artikel jurnal nasional dan internasional yang terbit pada tahun 2023 sampai 2026 , dengan dukungan dua artikel klasik sebagai landasan teori. Hasil kajian menunjukkan bahwa harga berpengaruh positif terhadap Keputusan pembelian melalui tiga jalur utama, yaitu keterjangkauan, perbandingan harga antarpenjual, dan kesesuaian harga dengan manfaat serta kualitas yang dipersepsikan. Pengaruh harga tidak berdiri sendiri. Kualitas produk, word of mouth, kepercayaan dan persepsirisiko ikut membentuk Keputusan, dan pada Sebagian konteks kualitas produk lebih dominan daripada harga. Strategis penetapan harga yang terukur, termasuk diskon, perlu disesuaikan dengan persepsi nilai konsumen agar meningkatkan pembelian tanpa mengorbankan keberlanjutan usaha.
STRATEGI PEMASARAN PRODUK MELALUI SISTEM PRE-ORDER PADA UMKM Eliani Putri; Hendra Riofita
Journal of Social and Economics Research Vol 8 No 2 (2026): JSER, December 2026
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v8i2.1702

Abstract

Artikel ini mengkaji strategi pemasaran produk UMKM melalui sistem pre-order dengan tiga sorotan, yaitu promosi dan media digital, praktik pre-order, serta kaitan antara strategi pemasaran dan kepercayaan serta keputusan beli konsumen. Pendekatan yang dipakai ialah kajian literatur naratif atas sebelas artikel jurnal yang terbit pada 2021–2026. Temuan menunjukkan bahwa promosi lewat platform dan media sosial berhubungan dengan jangkauan serta penjualan UMKM. Pre-order dinilai dapat membantu mengatur permintaan, menekan stok berlebih, dan menaikkan kepuasan pelanggan selama prosedur pemesanan disampaikan secara jelas. Kepercayaan, persepsi risiko, dan nilai yang dirasakan konsumen berkaitan dengan keputusan pembelian. Karena bukti kuantitatif mengenai dampak pre-order terhadap penjualan masih minim, penelitian empiris lanjutan masih dibutuhkan.
ANALISIS KUALITAS PELAYANAN SEBAGAI STRATEGI PEMASARAN PADA USAHA KULINER Delni Hidayah; Hendra Riofita
Journal of Social and Economics Research Vol 8 No 2 (2026): JSER, December 2026
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v8i2.1704

Abstract

Usaha kuliner bersaing bukan hanya melalui cita rasa, tetapi juga melalui pengalaman pelayanan yang diterima pelanggan. Artikel ini bertujuan mengulas bagaimana kualitas pelayanan dijalankan sebagai strategi pemasaran, hubungannya dengan kepuasan serta loyalitas pelanggan, dan kendala beserta pemecahannya. Pendekatan yang dipilih ialah tinjauan pustaka deskriptif-kualitatif atas sebelas artikel, terdiri atas tiga tulisan Hendra Riofita dan delapan penelitian lain. Hasil telaah menunjukkan bahwa layanan yang ramah, cepat, akurat, konsisten, dan tanggap terhadap keluhan berpotensi meningkatkan kepuasan, pembelian ulang, dan rekomendasi dari mulut ke mulut, tetapi efeknya bergantung pada mutu produk, harga, promosi, dan pengelolaan hubungan pelanggan. Kendala utama berupa keterbatasan sumber daya, standar layanan yang belum stabil, dan minimnya kecakapan pemasaran digital; semuanya dapat diatasi dengan pelatihan, prosedur tertulis, evaluasi berkala, dan tindak lanjut masukan pelanggan. Temuan ini merupakan sintesis studi terdahulu, bukan data lapangan baru.
PERAN CONTENT MARKETING TIKTOK DALAM MEMBENTUK MINAT BELI KONSUMEN PADA PRODUK SKINCARE DAN KOSMETIK Julianti Nurul Hsani; Hendra Riofita
Journal of Social and Economics Research Vol 8 No 2 (2026): JSER, December 2026
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v8i2.1706

Abstract

Studi ini mengkaji peran pemasaran konten di TikTok dalam membentuk niat beli konsumen terhadap produk perawatan kulit (skincare) dan kosmetik. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan dengan melibatkan wawancara semi-terstruktur terhadap 10 informan yang memiliki pengalaman melihat konten promosi produk perawatan kulit atau kosmetik di TikTok. Data dianalisis secara tematis dengan mengelompokkan respons ke dalam kategori: paparan terhadap konten, minat pada produk, daya tarik konten, pemahaman produk, kepercayaan, hambatan pembelian, pertimbangan pembelian, serta karakteristik konten yang disukai. Temuan menunjukkan bahwa ulasan produk, rekomendasi, tutorial tata rias, pengalaman pengguna, siaran langsung belanja (live shopping), diskon, dan visual produk merupakan bentuk konten yang umum ditemui oleh para informan. Minat cenderung muncul ketika konten bersifat informatif, mudah dipahami, jujur, relevan, serta didukung oleh demonstrasi atau hasil penggunaan yang realistis. Meskipun demikian, minat tidak secara otomatis berujung pada pembelian. Para informan tetap melakukan perbandingan ulasan serta mempertimbangkan harga, kandungan produk, manfaat, kecocokan dengan kulit, keamanan produk, keaslian, penilaian (rating), dan status registrasi BPOM. Ditemukan pula kasus negatif, di mana konten yang terlalu bersifat promosi atau menggunakan bahasa yang kurang pantas (toksik) justru dapat menurunkan minat konsumen. Dengan demikian, pemasaran konten di TikTok utamanya berfungsi sebagai pemicu perhatian, sumber informasi, dan stimulus untuk menumbuhkan rasa ingin tahu, sementara keputusan pembelian akhir tetap bergantung pada evaluasi pribadi masing-masing konsumen.
STRATEGI DIGITAL MARKETING DALAM MENINGKATKAN PENJUALAN UMKM: STUDI LITERATUR TENTANG MEDIA SOSIAL, MARKETPLACE, DAN KEPERCAYAAN PELANGGAN Bella Santika; Hendra Riofita
Journal of Social and Economics Research Vol 8 No 2 (2026): JSER, December 2026
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v8i2.1720

Abstract

Artikel ini bertujuan menganalisis peran media sosial, marketplace, dan kepercayaan pelanggan dalam strategi digital marketing UMKM. Penelitian menggunakan metode studi literatur dengan menelaah artikel jurnal yang relevan, termasuk tiga publikasi yang ditulis oleh Hendra Riofita sebagai penulis tunggal serta penelitian lain mengenai pemasaran digital, adopsi e-commerce, social commerce, dan kepercayaan konsumen. Literatur dipilih berdasarkan kesesuaian topik dan keterlacakan sumber, kemudian dianalisis secara tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa media sosial berfungsi untuk membangun kesadaran merek dan interaksi, marketplace memudahkan pencarian produk serta proses transaksi, sedangkan kepercayaan pelanggan menjadi penghubung penting antara paparan promosi dan keputusan pembelian. Strategi yang lebih berpeluang meningkatkan penjualan bukan sekadar memperbanyak unggahan, melainkan mengintegrasikan konten yang relevan, pengelolaan toko digital, bukti transaksi yang dapat dipercaya, pelayanan responsif, dan evaluasi kinerja secara berkala. Kajian ini juga menemukan bahwa keterbatasan literasi digital, sumber daya, serta ketergantungan pada platform menjadi tantangan yang perlu diperhitungkan. Artikel ini menawarkan kerangka praktis bagi UMKM dan agenda penelitian lanjutan yang dapat diuji secara empiris.
PEMASARAN DIGITAL BERBASIS PRINSIP KEWIRAUSAHAAN ISLAM DALAM MENINGKATKAN KEPUTUSAN PEMBELIAN UMKM MUSLIM Ade Maulana; Hendra Riofita
Journal of Scientech Research and Development Vol 8 No 2 (2026): JSRD, December 2026
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jsrd.v8i2.1740

Abstract

Penelitian ini bertujuan menjelaskan bagaimana pemasaran digital berbasis prinsip kewirausahaan Islam dapat meningkatkan keputusan pembelian pada UMKM Muslim. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui sintesis tematik terhadap artikel jurnal nasional dan internasional yang relevan, terutama yang terbit pada periode 2020–2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa empat sifat kewirausahaan Islam, yaitu shiddiq, amanah, fathanah, dan tabligh, dapat diterjemahkan ke dalam praktik pemasaran digital berupa kejujuran informasi produk, transparansi harga dan transaksi, ketepatan memilih serta mengelola kanal, dan komunikasi yang edukatif. Praktik tersebut memperkuat kepercayaan dan nilai yang dirasakan konsumen, yang pada gilirannya mendorong tahap-tahap keputusan pembelian, mulai dari pengenalan kebutuhan hingga pembelian ulang. Studi terdahulu juga menunjukkan bahwa nilai Islam dan pemasaran digital sama-sama berpengaruh positif terhadap keputusan atau minat beli konsumen Muslim, meskipun hasilnya belum sepenuhnya seragam. Artikel ini menyusun kerangka konseptual yang dapat diuji secara empiris pada penelitian selanjutnya serta memberikan implikasi praktis bagi pelaku UMKM Muslim dalam merancang strategi pemasaran digital yang etis dan berdaya saing.