Komposit bermatrixs polimer berserat alam semakin luas dikembangkan sebagai alternatif ramah lingkungan dan berpotensi digunakan dalam berbagai aplikasi teknik,termasuk komponen otomotif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi komposisi hibrid serat daun nanas (Pineapple Leaf Fiber) dan serat ijuk (Arenga Pinnata) terhadap kekuatan impak dan daya serap air pada komposit bermatriks epoxy. Penelitian ini merupakan peneltian eksperimen dengan fraksi volume total serat 30% dan matriks epoxy 70% yang dicetak dengan metode hand lay-up. Variasi perbandingan serat daun nanas dan serat ijuk yang digunakan meliputi sampel A (20% :10%), sampel B (15% : 15%), dan sapel C (10% :20%). Sebelum pencetakan serat diberikan perlakuan kimia menggunakan NaOH 5% selama 2 jam. Spesimen impak dibuat sesui standar ASTM D6942-96 di uji mengunakan Charpy, sedangkan uji daya serap air mengikuti standar ASTM D570 dengan durasi perendaman 24 jam. Hasil penelitian ini menunjukan nilai kekuatan impak tertinggi dicapai pada variasi C ( 10% serat nanas : 20% serat ijuk) sebesar 0,3077 J/mm², sedangkan persentase daya serap air terendah diperoleh pada variasi A ( 20% serat nanas : 10% serat ijuk) sebesar 0,68%. Berdasarkan keseimbangan performa mekanik dan fisis, variasi A mengahsilkan nilai yang paling optimal karena memiliki kekuatan impak tinggi serta ketahanan penyerapan air yang paling rendah.
Copyrights © 2026