Pembelajaran Biologi di sekolah menuntut penguasaan keterampilan berpikir kritis sebagai kompetensi esensial abad ke-21. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kemampuan berpikir kritis siswa kelas XI pada mata pelajaran Biologi di SMA Negeri 1 Peureulak. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan subjek sebanyak 30 siswa kelas XI-1 melalui teknik purposive sampling, serta instrumen lembar observasi dan tes tertulis pilihan ganda beralasan berdasarkan indikator Ennis. Hasil analisis menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa melalui observasi kelas berada pada kategori baik dengan skor rata-rata 64,2, sedangkan hasil tes tertulis mandiri berada pada kategori cukup dengan skor rata-rata 57,6 (pencapaian tertinggi pada elementary clarification dan terendah pada advanced clarification). Dapat disimpulkan bahwa terdapat kesenjangan antara observasi kelas dan tes tertulis mandiri, sehingga diperlukan optimalisasi model pembelajaran konstruktivistik yang konsisten untuk melatih penalaran tingkat tinggi siswa.
Copyrights © 2026