Adaptasi budaya merupakan tantangan yang dihadapi mahasiswa rantau ketika memasuki lingkungan sosial dengan karakteristik budaya yang berbeda. Proses tersebut tidak hanya menuntut kemampuan penyesuaian terhadap norma, bahasa, dan pola komunikasi masyarakat setempat, tetapi juga berkontribusi terhadap pembentukan konsep diri individu. Penelitian ini bertujuan menganalisis pembentukan konsep diri mahasiswa rantau asal Sumatera Utara melalui proses adaptasi budaya di Universitas Teknologi Sumbawa berdasarkan perspektif Teori Adaptasi Antarbudaya Young Yun Kim. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Informan penelitian berjumlah sembilan mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik snowball sampling. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa mengalami tekanan budaya akibat perbedaan bahasa, gaya komunikasi, dan kebiasaan sosial pada tahap awal adaptasi. Melalui proses interaksi yang berkelanjutan, informan mengembangkan strategi adaptasi berupa pembelajaran budaya lokal, perluasan relasi sosial, serta penyesuaian pola komunikasi. Proses tersebut membentuk konsep diri yang lebih terbuka, adaptif, percaya diri, dan mampu menghargai keberagaman budaya tanpa kehilangan identitas budaya asal.
Copyrights © 2026