Kemampuan berpikir logis merupakan kompetensi penting bagi siswa, khususnya dalam pembelajaran ilmu komputer. Namun, kemampuan berpikir logis siswa SMK masih tergolong rendah, terutama pada materi Entity Relationship Diagram (ERD) yang menuntut kemampuan memodelkan hubungan antar entitas secara logis. Penelitian ini bertujuan mengembangkan GamiLearn App, sebuah aplikasi mobile berbasis gamifikasi yang mendukung model Meaningful Instructional Design (MID) untuk meningkatkan kemampuan logical thinking siswa. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE dan desain One Group Pretest-Posttest, melibatkan 36 siswa kelas XI PPLG 3 di salah satu SMK Negeri di Kota Bandung, dengan data dianalisis menggunakan uji N-Gain, uji normalitas dan homogenitas, One-Way ANOVA, dan Post Hoc Tukey HSD. Hasil validasi ahli memperoleh skor 92,14% dengan kategori “Sangat Baik”. Rata-rata pretest meningkat dari 48,46 menjadi 85,96 pada posttest, dengan N-Gain sebesar 0,71 (kategori “Tinggi”) dan perbedaan peningkatan yang signifikan antar kelompok kemampuan (p = 0,009), setelah data dipastikan berdistribusi normal dan homogen. Setelah pembelajaran, tanggapan siswa terhadap media memperoleh skor 87,11% dengan kategori “Sangat Baik”. Seluruh kelompok kemampuan mengalami peningkatan, namun N-Gain kelompok tengah dan bawah lebih tinggi dibandingkan kelompok atas. Hasil ini menunjukkan peningkatan nilai logical thinking setelah penggunaan GamiLearn App. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi elemen gamifikasi ke dalam aplikasi mobile yang secara khusus dirancang untuk mendukung penerapan model Meaningful Instructional Design (MID) dalam meningkatkan kemampuan logical thinking siswa pada materi Entity Relationship Diagram (ERD), sebuah kombinasi yang belum banyak dikaji pada penelitian-penelitian terdahulu.
Copyrights © 2026