Pemanfaatan biomassa sebagai karbon aktif untuk aplikasi pembersih air limbah dapat dilakukan dengan kombinasi metode aktivasi dan karbonisasi. Karbon aktif dibuat dari tandan kosong kelapa sawit (TKKS) melalui beberapa tahap pengolahan tongkol menjadi pelet karbon, kemudian dilakukan proses karbonisasi pada suhu 800 0 C di lingkungan gas Nitrogen (N2). Aktivasi kimia menggunakan larutan KOH sebagai aktivator. Metode Scanning Electron Microscopy (SEM) digunakan untuk menganalisa struktur dan morfologi permukaan pelet karbon aktif TKKS. Sementara komposisi unsur kimia penyusun sampel yang dianalisa menggunakan Energy Dispersif X-Ray (EDX). Uji kemampuan serapan karbon aktif terhadap logam berat dilakukan menggunakan Spektrofotometer Serapan Atom (SSA). Dari spektrum EDX menunjukkan kehadiran unsur karbon (C) 79,79 %, sedangkan kontaminasi maksimum logam Fe 2,36 % dan Zn 0,61 %. Dari pengujian serapan logam berat berdasarkan SSA diperoleh hasil bahwa serapan optimum untuk Fe 78,52 % dan Zn 77,23 %, sehingga hasil penelitian menunjukkan bahwa pelet karbon aktif TKKS memiliki daya serap yang lebih tinggi terhadap logam berat besi (Fe).
Copyrights © 2016