Karya sastra merupakan refleksi sosial. Terkait dengan itu melahirkan pendekatan moralitas. Berdasarkan itu, tulisan ini berisi perbandingan dua prosa liris dalam bahasa Indonesia. Dengan mendasarkan interpretasi hermeneutis sebagai metode yang digunakan, hasil penelitian ini berupa paparan deskriptif perbandingan representasi moralitas dalam prosa liris Pengakuan Pariyem karya Linus Suryadi dengan Calon Arang Perempuan Korban Patriarkhi karya Toety Heraty
Copyrights © 2017