ATIKAN
Vol 3, No 2 (2013)

Pendidikan Karakter dan Multikultural: Pilar-pilar Pendidikan dan Kebangsaan di Indonesia

Maryaeni, Maryaeni (Unknown)



Article Info

Publish Date
23 Feb 2016

Abstract

IKHTISAR: Pendidikan karakter akan berhasil seiring dengan pendidikan multikultural, yang di dalamnya terkandung nilai-nilai universal. Pendidikan karakter, melalui proses pendidikan multikultural, akan menghasilkan manusia yang bermutu, berakhlak mulia, dan berkepribadian, yang tidak hanya mengandalkan kecerdasan intelektual tetapi juga kecerdasan sosial, emosi, dan religiusitas. Pendidikan karakter dan multikultural, dengan demikian, merupakan dua hal yang penting bagi bangsa Indonesia. Pendidikan karakter akan bermuara pada kepribadian yang khas, sementara pendidikan multikultural merupakan pendekatan yang progresif dalam rangka transformasi pendidikan untuk merespons kritik dan kebijakan serta praktek pendidikan secara umum. Bisa dikatakan bahwa hasil pendidikan multikultural adalah terbentuknya karakter yang diharapkan oleh empat pilar pendidikan dari UNESCO (United Nations for Educational, Scientific, and Cultural Organization); dan implementasinya di Indonesia dapat diwujudkan untuk mengamalkan Pancasila, mencapai cita-cita dalam UUD (Undang-Undang Dasar) 1945, menjaga keutuhan NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia), dan mempererat kebersamaan dan kekompakan masyarakat Indonesia seperti diinginkan oleh semboyan negara, yaitu Bhinneka Tunggal Ika atau berbeda-beda namun tetap satu juga.KATA KUNCI: Pendidikan karakter, pendidikan multikultural, kesatuan dalam keragaman, serta empat pilar pendidikan dan kebangsaan di Indonesia.ABSTRACT: This paper entitled “Character and Multicultural Educations: The pillars of Education and Nationalism in Indonesia”. Character education will be managed in line with multicultural education, in which it is containing the universal values. Character education, through the process of multicultural education, will produce quality human, noble, and personality, which is not only accentuated to intellectual but also rely on social intelligence, emotional, and religiosity. Character education and multicultural, however, are two things that are important to the nation of Indonesia. Character education will lead to the distinctive personality, while multicultural education is a progressive approach to the transformation of education in order to respond to criticism and education policies and practices in general. It can be said that the result of multicultural education is the formation of character education as expected by the four pillars of UNESCO (United Nations for Educational, Scientific, and Cultural Organization); and its implementation in Indonesia can be realized for implementing the Pancasila, achieving the ideals based on the Constitution 1945, maintaining the integrity of the Unitary State ofthe Republic of Indonesia, and strengthen the unity and cohesiveness of Indonesian society as desired by the state motto, Unity in Diversity, or it is different but still one too. KEY WORD: Character education, multicultural education, unity in diversity, and four pillars of education and nationalism in Indonesia.About the Author: Prof. Dr. Maryaeni adalah Guru Besar di Jurusan Sastera Indonesia, Fakultas Sastera UM (Universitas Negeri Malang), Jalan Semarang No.5 Kota Malang, Jawa Timur, Indonesia. Untuk kepentingan akademik, penulis dapat dihubungi dengan alamat emel: maryaenium@gmail.comHow to cite this article? Maryaeni. (2013). “Pendidikan Karakter dan Multikultural: Pilar-pilar Pendidikan dan Kebangsaan di Indonesia” in ATIKAN: Jurnal Kajian Pendidikan, Vol.3(2) December, pp.129-138. Bandung, Indonesia: Minda Masagi Press owned by ASPENSI in Bandung and FKIP UNSUR in Cianjur, West Java, ISSN 2088-1290. Chronicle of the article: Accepted (October 9, 2013); Revised (November 10, 2013); and Published (December 15, 2013).

Copyrights © 2013






Journal Info

Abbrev

atikan

Publisher

Subject

Arts Humanities Education Languange, Linguistic, Communication & Media Social Sciences

Description

This journal, with ISSN 2088-1290, was firstly published on June 1, 2011, in the context to commemorate the Birthday of Pancasila's Name in Indonesia. Since issue of June 2012 to December 2014, the ATIKAN journal was organized by the Lecturers of FKIP UNSUR (Faculty of Education and Teacher ...