Jurnal Administrasi Pendidikan Indonesia
Vol 3, No 2 (2005): OCTOBER 2005

STUDI PENULUSURAN LULUSAN JURUSAN ADMINISTRASI PENDIDIKAN FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA TAHUN 2001-2003

Suryadi Suryadi (Universitas Pendidikan Indonesia)
Asep Suryana (Universitas Pendidikan Indonesia)



Article Info

Publish Date
06 Apr 2017

Abstract

Sejak penutupan lembaga pendidikan guru setingkat SLTA, yakni: SPG dan SGO pada tahun 1989, beberapa jurusan dan program studi yang ada di Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) dan Jurusan Ilmu Pendidikan (JIP) sangat merasakan dampaknya, khususnya yang terkait dengan peluang keija bagi para lulusannya. Selama ini beberapa lulusan dapat ditampung dan diterima untuk bekerja, baik di beberapa lembaga pemerintah maupun swasta. Namun demikian kesesuaian antara apa yang mereka peroleh di bangku kuliah dengan apa yang mereka kerjakan di tempat bekerja belum pasti benar berkesesuaian, sehingga dari sisi akuntabilitas, FIP dan JIP sebagai lembaga perlu dikaji ulang. Setidaknya ada tiga kepentingan mengapa studi penulusuran ini perlu dilakukan, yaitu: (1) untuk memperoleh informasi yang terkait dengan profil/ pemetaan lulusan dan bidang pekeijaannnya, (2) untuk melihat akuntabilitas lembaga terhadap pemerintah dan pengguna, dan (3) untuk kepentingan pengembangan lembaga, terutama yang terkait dengan pengembangan mutu dan relevansi pendidikan. Dari hasil studi penelusu ini ditemukan hal-hal sebagai berikut: Jenis pekerjaan yang digeluti lulusan Adpend berpariasi seperti berikut : 29,7% sebagai guru, 8,1% sebagai dosen, 21,6% sebagai pengembang kurikulum, 13,5% sebagai tata usaha, 2,7% sebagai peneliti, dan 21,6% dalam pekerjaan lainnya. Adapun tempat bekerja dapat diidentifikasi sebagai berikut :23,1% berada di sekolah, 7,7% di PTN, 5,1% di PTS, 5,1% di kantor dinas, 2,6% kantor departemen lain, 28,2% di Bimbingan Belajar, 5,1% di pesantren, 2,6 di pabrik, dan 20,5% di tempat pekerjaan lainnya. Melihat dari statusnya dalam kepegawaian adalah sebagai berikut : 11,1% Pegawai negeri Sipil, 15 JURNAL Administrasi Pendidikan Vol. III, Nomor 2 Oktober 2005:15-2748,9% Pegawai Swasta, 2,2% Wiraswasta, 6,7% Pegawai kontrak, 2,2% Guru Bantu, 11,1% : Gum . Sukwan, dan 17,8% . Guru Yayasan.Informasi tentang pekerjaan yang diperoleh memperlihatkan kecenderungan sebagai berikut: 2,2% diperoleh dari lembaga tertentu, 42,2 diperoleh dari Media Massa, 6,7% diperoleh dari UPI dan 48,9% secara perorangan. Adapun bila dilihat dari bagaimana cara memperoleh pekerjaan dapat diidentifikasi sebagai berikut : 46,7% melamar langsung dan 53,5% rekomendasi secara perorangan. Untuk masa tunggu memperoleh pekeijaan untuk Jurusan Administrasi Pendidikan diperoleh data sebagai berikut : 62,2% kurang dari 1 tahun, 17,8% 1 - 2 tahun, 20% lebih dari 3 tahun. Kesesuain pekerjaan yang diktekuni dengan keahlian yang dipelajari di kampus sebagai berikut : 40,9% dirasakan sudah sesuai antara pekeijaan dengan ilmu yang didapatkan, 36,4% kurang sesuai dan 22,7 tidak sesuai.

Copyrights © 2005






Journal Info

Abbrev

JAPSPs

Publisher

Subject

Education

Description

Jurnal Administrasi Pendidikan (JAP) published on 2003 with the ISSN: p.1412-8152 e.2580-1007 and issued by Program Studi Administrasi Pendidikan Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia. JAP is a journal that focuses on publishing qualitative and quantitative research articles in the ...