Secara faktual, pemahaman dan kemampuan meneliti kebanyakanmahasiswa jurusan Tarbiyah STAIN Kendari belum mencapai standarminimal. Hal ini dapat dilihat pada saat seminar proposal dan ujian skripsi,dimana mahasiswa mengalami kesulitan menjawab pertanyaan seperti:“apa masalahnya”, “apa faktanya”, “jelaskan kerangka pikir”, danseterusnya. Sehingga penelitian ini mencoba menelisik dari aspek interaksidosen dengan mahasiswa dalam pembelajaran penelitian di kelas,memahami konsep diri mereka, gaya belajar, dan motivasi berprestasi.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif,dimana peneliti terlibat secara aktif di dalam proses pembelajaran sebagaimitra belajar dalam rangka mencapai tujuan-tujuan pembelajaran. Datadatadiperloleh dari hasil pengamatan, wawancara, dan dokumentasi.Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman, yakni melaluitahapan: reduksi, display, dan verifikasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: perilaku belajar mahasiswajurusan tarbiyah dapat dilihat manajemen belajar dan strategi belajar yanglemah. Cara pandang terhadap mata kuliah metodologi penelitian baiksebagai “mata kuliah strategis” maupun sebagai “mata kuliah puncak”belum terbangun. Temuan menunjukkan mahasiswa memiliki motivasiberprestasi yang rendah, serta memiliki budaya belajar yang rendah pula.Simpul dari semua temuan itu adalah pada konsep diri yang lemah, yaitutidak peduli terhadap figur ideal yang menjadi contoh dalam belajarmaupun melihat diri sendiri secara ideal (self ideal), rendah kepedulian diridalam kaitannya dengan penilaian orang lain (self image), dan jati diri (selfesteem) yang tidak menunjukkan perilaku committed terhadap kualitas diri.Kata Kunci: Pembelajaran Penelitian, Konsep Diri, Gaya Belajar, MotivasiBerprestasi
Copyrights © 2013