Artikel penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan perkembangan ketrampilan sains di Taman Kanak-kanak, khususnya di Kecamatan Koto Tangah, Padang. Karena kawasan ini merupakan wisata agro dan memiliki tampilan alam yang sangat bagus untuk dijadikan media pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, yang merupakan hasil observasi awal dalam memperkuat permasalahan penelitian dengan teknik triangulasi. Berdasarkan hasil observasi pada tiga sekolah Taman Kanak-kanak yang telah diamati, dapat disimpulkan bahwa strategi pengembangan ketrampilan sains tidak maksimal. Anak-anak lebih cenderung belajar dalam kegiatan klasik. Dari pengamatan dan wawancara yang dilakukan, anak-anak hampir tidak pernah belajar di luar kelas, serta pemanfaatan lingkungan alam seperti tumbuhan dan hewan bahkan tidak dijadikan sebagai sumber belajar. Tidak ada praktik langsung, hanya kegiatan rutin di kelas menggunakan lembar kerja atau majalah.. Berdasarkan amatan pengembangan ketrampilan sains belum dikembangkan dengan optimal. Hal ini terlihat mulai dari perencanaan pembelajaran, pelaksanaan dan evaluasi pengembangan sains anak. Kata Kunci: Strategi; Pengembangan kemampuan sains; Taman Kanak-kanak
Copyrights © 2017