Pendidikan karakter di sekolah direncanakan, dilaksanakan dan diintegrasikan dalam pembelajaran pada setiap mata pelajaran. Materi pembelajaran yang berkaitan dengan norma atau nilai-nilai pada setiap mata pelajaran perlu dikembangkan. Dengan membuat silabus yang memuat nilai nilai dasar pendidikan karakter yang terintegrasikan ke dalam setiap mata pelajaran, maka setiap guru mempunyai beban dan bertanggung jawab dalam pendidikan karakter terhadap perkembangan siswa. Oleh sebab itu, pembelajaran nilai-nilai karakter tidak hanya pada tataran kognitif, tetapi menyentuh pada internalisasi, dan pengamalan nyata dalam kehidupan siswa sehari-hari.SMA Negeri 2 Plus Panyabungan adalah salah satu sekolah yang unggul dan pavorit di kabupaten Mandailing natal, ini terlihat dari out put lulusan dapat besaing masuk perguruan tinggi negeri yang tersebar di sumatera dan pulau jawa. Dengan demikian disaat penerimaan siswa baru diawal tahun pembelajaran siswa-siswa alumni SMP, MTs, negeri dan swasta yang ada di kabupaten mandailing Natal berlomba untuk ikut mendaftarkan diri, namun dengan seleksi tes masuk yang ketat dan mengutamakan kualitas, maka setiap angkatannya hanya menampung 60 siswa baru, dengan ketentuan 20 orang siswa reguler yang dibiayai pemerintah daerah dan 40 orang siswa yang sifatnya mandiri. Siswa-siswi yang tertampung di SMA Negeri 2 Plus Panyabungan diwajibkan untuk masuk asrama selam menyelesaikan studinya, inilah slah satu keunggulan SMA Negeri plus Panyabungan. Dengan sistem asrama tersebut siswa-siswi dapat dibina dan ditanamkan nilai-nilai keagamaan, kebersamaan, sosial dan dapat menempa sumber daya manusia yang berkarakter. Kata Kunci: Strategi, SDM dan Karakter
Copyrights © 2017