Tulisan ini membahas citra perempuan Banten dalam cerpen yang dimuat di harian Radar Banten dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Budaya Banten melatarbelakangi para cerpenis dalam melukiskan perempuan Banten. Para penulis dapat memotret sebagian kehidupan para perempuan tersebut melalui tokoh-tokoh rekaan yang diciptakan. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji citra perempuan Banten melalui deskripsi para cerpenis dalam harian Radar Banten. Sumber data utama berasal dari empat belas cerpen yang dimuat tahun 2006â2010. Setelah analisis data melalui teori feminisme, diketahui bahwa citra perempuan Banten dalam cerpen tersebut adalah perempuan sebagai sosok pemimpin pemerintahan, penulis, perempuan berkekuatan magis, pemegang norma, pekerja keras, penyabar, penyayang, perempuan yang agamis, dan perempuan metropolis.Abstract:This paper discusses the image of Banten women in short stories published in Radar Banten. It uses a qualitative descriptive method. Bantenâs cultural background depicts women in Banten. The writers of short story can capture some of the womenâs real life through fictionâs characters. The purpose of this study is to examine the image of women through the description of the short storyâs writers in Radar Banten. The main data sources were taken from fourteen short stories published in 2006â2010. Having analyzed the data using feminism theory, it is found out that the image of women in short stories of Radar Banten is the figure of woman as government leader, writer, woman with magical power, obedient norm woman, hardworking woman, patient and caring woman, religious woman, and metropolitan woman.
Copyrights © 2012