Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor risiko konsumsi protein hewani pada wanita berusia 19-49 tahun. Penelitian ini dilakukan dengan metode cross sectional study dengan menggunakan data sekunder hasil Riskesdas 2010, dengan subjek penelitian adalah wanita umur 19-49 tahun. Berdasarkan hasil analisis data,prevalensi defisiensi konsumsi protein hewani pada perempuan usia 19-49 tahun di Indonesia rendah yaitu 11%. Prevalensi konsumsi protein hewani dengan standar 25% dari Angka Kecukupan Gizi (AKG) atau sebesar 12,5 gram dari kecukupan protein sudah tinggi yaitu sebesar 81%. Faktor-faktor yang terbukti mempengaruhi tingkat kecukupan protein hewani pada wanita dewasa adalah usia, pendidikan, status ekonomi dan pekerjaan (p
Copyrights © 2018