Jurnal Perikanan Universitas Gadjah Mada
Vol 14, No 1 (2012)

HUBUNGAN PERKEMBANGAN MORFOLOGI DENGAN ORGAN PENCERNAAN LARVA KERAPU BEBEK (Cromileptes altivelis) TURUNAN KE-3 (F-3)

Wawan Andriyanto (Universitas Gadjah Mada)
Muhammad Marzuqi (Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Budidaya Laut Balitbang Kelautandan Perikanan, Kementerian Kelautan, dan Perikanan, Gondol)



Article Info

Publish Date
01 Feb 2012

Abstract

Pengamatan perkembangan morfologi dan perkembangan saluran pencernaan larva ikan kerapu bebek F3 hasil pembenihan induk generasi F2 telah dilakukan melalui serangkaian pemeliharaan dari umur 1 HSM (hari setelah menetas) sampai dengan 40 HSM. Sampel larva diambil setiap hari dari 1 HSM sampai dengan 10 HSM dan dilanjutkan interval 3 hari sampai umur 40 HSM. Pakan alami diberikan sesuai dengan SOP perbenihan kerapu. Sampel dianalisa secara histologi dan morfologi dengan piranti lunak yang mendukung. Fase yolk sac sampai dengan pre fl exionsecara pertumbuhan tidak signifi kan, namun perkembangan morfologi dan differensiasi saluran pencernaan berkembang sangat pesat. Pada fase ini organ pencernaan larva sudah terbagi dari mulut, esophagus, perut, usus dananus namun belum sempurna. Pada fase akhir pre fl exion (13 HSM) pertumbuhan larva menunjukkan grafi k eksponensial (tumbuh cepat). Notochord terbentuk pada fase fl exion (18-20 HSM), sementara organ pencernaan terutama perut dan usus mulai berkembang. Perkembangan morfologi stadia larva kerapu bebek turunan ke-3 (F3) dari fase yolk sac sampai dengan juvenil memerlukan waktu sekitar 28 sampai dengan 31 HSM. Proporsi duri sirip punggung pada stadia prefl exion sampai dengan postfl exion memiliki panjang yang cenderung lebih tinggi dibanding kerapu yang lain yaitu 76%. Rata rata pertumbuhan panjang larva kerapu dari stadia yolk sac sampai dengan juvenil dicapai sebesar 0.41% dengan total panjang larva pada stadia juvenil adalah sekitar 18.42 ± 3.23 mmTL. Nilai standar deviasi yang tinggi memperlihatkan variasi ukuran pada akhir stadia. Larva kerapu bebek turunan ke-3 mulai memanfaatkan makanan dari luar sekitar umur 4 HSM dan saluran pencernaan mulai berfungsi optimal pada umur 28–31 HSM.

Copyrights © 2012






Journal Info

Abbrev

jfs

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Immunology & microbiology

Description

Jurnal Perikanan Universitas Gadjah Mada are published to promote a critical review of the various investigative issues of interest in the field of fisheries between the researchers, academics, students and the general public, as a medium for communication, dissemination, and utilization of wider ...