Pembelajaran matematika dengan pembelajaran matematika realistik, memberi peluang kepada siswa untuk aktif mengkonstruksi pengetahuan atau mereinvent pengetahuan matematika. Dalam proses belajar mengajar sesuai dengan sifat matematika realistik yang berbasis masalah, maka strategi umum pembelajaran meliputi pemberian masalah untuk dipecahkan siswa, pemberian kesempatan siswa untuk mengkonstruksi sendiri pemecahan masalah dan presentasi hasil yang disusul dengan diskusi. Untuk itu situasi pembelajaran sedapat mungkin dibuat menyenangkan, komunikasi dan interaksi yang baik antara guru dan siswa. Hal ini sangat sesuai dengan potensi yang harus dikembangkan secara optimal dan tuntutan kegiatan siswa dalam proses belajar matematika sesuai dengan KBK (Kurikulum Berbasis Kompetensi) kurikulum 2004.Dan dengan pembelajaran matematika realistik ini diharapkan dapat menimbulkan minat sekaligus kreatifitas dan motivasisiswa dalam mempelajari matematika sehingga siswa dapat memperoleh manfaat maksimal baik proses maupun hasil belajarnya.
Copyrights © 2012