Beras merupakan suatu bahan makanan yang berguna sebagai sumber energi tubuh manusia.Tidakjarang produsen menggunakan bahan tambahan pangan dengan tujuan memperpanjang masa simpanatau memperbaiki tekstur, citarasa dan warna. Salah satu bahan tambahan pangan yang dilarangditambahkan pada beras adalah klorin. Karena klorin bersifat merugikan dan membahayakan konsumen.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya kandungan klorin pada beras yangdiperjualbelikan di pasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah secara deskriptif yaitudengan melakukan pengujian secara kualitatif sampel beras dari lima jenis merek yang berbeda.Dandilanjutkan pemeriksaan secara kuantitatif apabila terdapat kandungan klorin pada sampel berastersebut.Hasil pengamatan yang diperoleh dari kelima jenis merek beras yang berbeda tidak terdapatsatupun dari beras tersebut yang mengandung klorin. Ini terbukti dari pengujian yang dilakukan secarakualitatif dengan tidak adanya perubahan warna yang ditimbulkan setelah pemberian amilum 1% sebanyak 3 tetes dan juga pemberian kalium iodida 10 % sebanyak 3-5 tetes.
Copyrights © 2016