Tujuan: Mengetahui tingkat pengetahuan dan sikap penerimaan perempuan
PUS terhadap cincin vagina dan sebarannya menurut berbagai
faktor serta mengetahui alasan menerima atau menolak cincin vagina.
Tempat: Poliklinik keluarga berencana Klinik Raden Saleh, Jakarta.
Rancangan/rumusan data: Penelitian ini merupakan suatu penelitian
deskriptif dengan rancangan potong lintang.
Bahan dan cara kerja: Selama kurun waktu Maret 2006 sampai
Mei 2006 dilakukan pengumpulan data terhadap 106 responden yang
diambil secara consecutive sampling. Pengambilan data dilakukan dengan
menggunakan kuesioner yang telah diuji coba sebelumnya. Responden
diberikan penyuluhan, kemudian dilakukan pengambilan data
dengan menggunakan kuesioner untuk tingkat pengetahuan dan sikap
penerimaan. Hubungan antar variabel ditentukan dengan uji statistik
Chi-Square, Fisher, uji t tidak berpasangan dan Mann Whitney.
Hasil: Pada penelitian ini didapatkan 106 responden. Sebanyak
84,9% memiliki pengetahuan yang baik tentang cincin vagina. Tingkat
pengetahuan dinilai setelah responden diberikan penyuluhan. Sebanyak
40,6% responden dapat menerima cincin vagina dengan alasan terbanyak
(58,1%) adalah praktis. Sedangkan 59,4% responden menolak dengan
alasan terbanyak (23,8%) adalah tidak praktis. Sikap penerimaan
ini sesuai dengan tahapan penilaian/evaluation (teori Rogers). Terdapat
perbedaan sebaran tingkat pengetahuan yang bermakna menurut pendidikan.
Tidak ditemukan perbedaan sebaran yang bermakna pada karakteristik
demografik, medik dan obstetrik lain berdasarkan pengetahuan
dan sikap penerimaan.
Kesimpulan: Prospek penerimaan cincin vagina di Indonesia cukup
baik, dilihat dari 40,6% responden dapat menerima cincin vagina.
[Maj Obstet Ginekol Indones 2008; 32-1: 40-7]
Kata kunci: alat kontrasepsi, Nuvaring®
Copyrights © 2008