Inkontinensia ani merupakan kondisi kesehatan yang secara fisik dan psikososial secara negatif mempengaruhi kualitas hidup seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuihubungan inkontinensia ani dengan kualitas hidup pada lansia. Penelitian ini dilaksanakan dipanti sosial Tresna Werdha 1 Oktober 2016 sampai 31 Desember 2016. Metode yang digunakan adalah desain cross-sectionaldengan sampel berjumlah 95 orang. Instrumen yang digunakan untuk menilai inkontinensia ani dan kualitas hidupnya adalah self-adminnistered questionnaire terdiri dari fecal incontinence severity index dan fecal incontinence quality of life. Data diolah dengan uji chi-square dan tingkat signifikansi p<0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik subjek penelitian mayoritas berusia lebih dari 75 tahun yakni 49 orang (51%), berpendidikan rendah85 orang (89,5%), memiliki indeks massa tubuh yang normal yakni 90 orang (95,7%) serta mengalami inkontinensia ani 9 orang (14,7%). Berdasarkan analisis statistik, individu dengan inkontinensia ani cenderung memiliki kualitas hidup yang rendah dibandingkan dengan tanpa inkontinensia ani dengan nilai p<0.05. Oleh karena itu, deteksi dini adanya inkontinensia ani sangat perlu untuk disosialisasikan dikalangan petugas kesehatan untuk mencegah menjadi lebih berat yang akan menurunkan kualitas hidup.
Copyrights © 2017