Prosiding Magister Ilmu Komunikasi
Buku A- Komunikasi Publik Dan Dinamika Masyarakat Lokal

KEKUATAN NILAI KEARIFAN LOKAL SEBAGAI MEDIA PERSUASIF DALAM MEREDAM KONFLIK ISU SARA PADA PILKADA TAHUN 2017

PRATIWI, SRI (Unknown)



Article Info

Publish Date
06 Jun 2017

Abstract

Pilkada atau pemilihan kepala daerah yang akan dilaksanakan secara serentak pada tahun 2017 akan menghadapi kemungkinan konflik berbau sara, hal ini akan membawa dampak negatif bagi satu kesatuan bangsa. Indonesia memiliki beragam budaya yang menghasilkan nilai kearifan lokal sehingga dapat menjadi satu kekuatan. Kekuatan dari nilai yang dimiliki oleh budaya kita ini dapat dijadikan satu media persuasif dalam mengajak masyarakat kita untuk mengendalikan emosi dalam diri. Penelitian ini berusaha untuk mengetahui nilai kearifan lokal yang dimiliki oleh masyarakat sehingga dapat menjadi kekuatan dalam meredam konflik isu sara, sekaligus untuk mengetahui media yang tepat dalam mengkomunikasikan kepada publik tentang pentingnya nilai kearifan lokal. Peneliti melakukan penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan fokus pada nilai-nilai kearifan lokal yang dimiliki masyarakat Indonesia, kemudian media apa yang digunakan dalam mengkomunikasikan kepada publik tentang nilai kearifan lokal yang dimiliki bangsa kita sehingga dapat meredam isu sara yang kerap terjadi dalam pesta demokrasi. Data dikumpulkan melalui wawancara, dan dokumentasi. Lokasi penelitian berada di kota Medan. Hasil penelitian menyebutkan bahwa (1) nilai kearifan lokal yang dimiliki masyarakat berdasarkan pada nilai yang terkandung dalam Bhineka Tunggal Ika dan juga Pancasila, dan (2) media yang efektif yang dapat digunakan dalam mengkomunikasikan kepada publik tentang pentingnya nilai kearifan lokal melalui pagelaran budaya, pembelajaran di sekolah, media film yang mengangkat unsur budaya, dan sosialisasi yang diselenggarakan oleh Kemendikbud.

Copyrights © 0000