Jurnal Agrotek Tropika
Vol 2, No 1 (2014)

RESPONS PERTUMBUHAN DAN HASIL BEBERAPA VARIETAS TANAMAN JAGUNG (Zea mays L.) TERHADAP SISTEM TUMPANGSARI DENGAN TANAMAN UBIKAYU (Manihot esculenta Crantz)

Sandi Suseno (Jurusan Agroteknologi, Fakultas Pertanian Universitas Lampung)
Muhammad Kamal (Jurusan Agroteknologi, Fakultas Pertanian Universitas Lampung)
Sunyoto Sunyoto (Jurusan Agroteknologi, Fakultas Pertanian Universitas Lampung)



Article Info

Publish Date
31 Jan 2014

Abstract

Pengembangan jagung secara monokultur menghadapi kendala kompetisi penggunaan lahan dengan tanaman pangan lainnya. Salah satu cara mengatasi hal tersebut adalah dengan melakukan sistem tumpangsari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan dan hasil tanaman jagung pada sistem tumpangsari dengan ubikayu dan sistem monokultur dan untuk mengetahui pengaruh varietas terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung yang ditumpangsarikan dengan tanaman ubikayu. Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Percobaan Badan Penelitian Tanaman Pangan (BPTP) Natar, Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan dan Laboratorium Agronomi, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung pada bulan November 2012 sampai dengan Maret 2013. Perlakuan disusun secara faktorial dengan petak terbagi dalam Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 3 ulangan . Petak utama adalah pola pertanaman, yaitu monokultur dan tumpangsari, Anak petak adalah varietas tanaman jagung yang terdiri dari lima varietas yaitu P27, DK77, DK85, DK95, NK22. Petak percobaan yang digunakan pada penelitian ini berukuran 4 x 3,2 m. Data di analisis dengan ANOVA. Perbedaan nilai tengah perlakuan ditentukan dengan uji BNJ pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan Respons pertumbuhan dan hasil tanaman jagung terhadap sistem tumpangsari dengan ubikayu tidak tergantung pada varietas jagung. Pertumbuhan jagung pada sistem tumpangsari dan monokultur juga relatif sama. Pada sistem monokultur bobot biji kering per tanaman 15% lebih tinggi dari pada sistem tumpangsari. Antar - varietas, NK22 memiliki bobot biji kering per tanaman tertinggi, yaitu masing masing 4,7% ; 8,8% ; 10,2% , dan 11,1% lebih tinggi dibandingkan dengan DK77, DK95, P27 dan DK85.

Copyrights © 2014






Journal Info

Abbrev

JA

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry

Description

Jurnal Agrotek Tropika (JAT) is a journal of science in the field of agrotechnology which covers several fields of science such as Agronomy, Horticulture, Soil Science, and Plant Pests and Diseases. Journal of Tropical Agrotek published since 2013 and published three times in one year ie in ...