Jurnal Agrotek Tropika
Vol 3, No 1 (2015)

UJI EFEKTIVITAS PUPUK ORGANONITROFOS DAN KOMBINASINYA DENGAN PUPUK ANORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN, SERAPAN HARA, DAN PRODUKSI TANAMAN KACANG HIJAU ( Phaseolus radiatus L.) PADA TANAH ULTISOL NATAR

Untung Sakinata (Jurusan Agroteknologi, Fakultas Pertanian Universitas Lampung)
Yafizham Yafizham (Jurusan Agroteknologi, Fakultas Pertanian Universitas Lampung)
Jamalam Lumbanraja (Jurusan Agroteknologi, Fakultas Pertanian Universitas Lampung)
Setyo Dwi Utomo (Jurusan Agroteknologi, Fakultas Pertanian Universitas Lampung)



Article Info

Publish Date
31 Jan 2015

Abstract

Permasalahan dalam pengelolaan tanaman kacang hijau di tingkat petani antara lain produktivitas yang masih rendah. Intensifikasi pertanian merupakan salah satu cara yang tepat dilakukan untuk meningkatkan hasil pertanian dengan mengoptimalkan lahan yang sudah ada diantaranya dengan pemupukan.  Pupuk Organonitrofos merupakan pupuk organik baru yang memerlukan pengujian keefektivitasannya terhadap tanaman.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis terbaik dalam meningkatkan pertumbuhan, serapan hara, dan produksi tanaman kacang hijau. Selain itu, untuk mengetahui efektivitas pupuk Organonitrofos dan kombinasinya dengan pupuk anorganik secara agronomis pada tanaman kacang hijau. Selain itu, untuk mengetahui efektivitas pupuk Organonitrofos dan kombinasinya dengan pupuk anorganik secara agronomis pada tanaman kacang hijau. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Muara Putih Kecamatan Natar Lampung Selatan dari bulan Desember 2012–April 2013. Penelitian ini disusun dalam rancangan acak kelompok (RAK) dengan 6 (enam) perlakuan yaitu A (tanpa pupuk); B (NPK rekomendasi); C (¾ NPK rekomendasi+ Organonitrofos 500 kg ha-1); D (½ NPK rekomendasi+Organonitrofos 1.000 kg ha-1); ); E (¼ NPK rekomendasi+Organonitrofos 2.000 kg ha-1); dan F (Organonitrofos 3.000 kg ha-1) dengan  tiga kali ulangan. Plot percobaan dikelompokkan berdasarkan ulangan dan topografi lahan.  Data yang dihasilkan di rata-rata berdasarkan kelompoknya, kemudian diuji homogenitas dengan uji Barllet dan aditivitas dengan uji Tukey.  Selanjutnya dianalisis dengan sidik ragam dan dilanjutkan dengan uji BNT pada taraf 5%.  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perlakuan D (½ NPK rekomendasi+Organonitrofos 1.000 kg ha-1) memberikan hasil lebih baik dan lebih efektif secara agronomis dalam meningkatkan pertumbuhan, serapan hara NPK, dan produksi tanaman kacang hijau dibandingkan dengan perlakuan lainnya. Hal tersebut menjadikan kombinasi perlakuan ini lebih dianjurkan untuk diterapkan petani karena lebih berpotensi dalam meningkatkan produktivitas kacang hijau serta mampu memelihara kualitas lahan.

Copyrights © 2015






Journal Info

Abbrev

JA

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry

Description

Jurnal Agrotek Tropika (JAT) is a journal of science in the field of agrotechnology which covers several fields of science such as Agronomy, Horticulture, Soil Science, and Plant Pests and Diseases. Journal of Tropical Agrotek published since 2013 and published three times in one year ie in ...