Gangguan pertumbuhan perkembangan pada balita akan berakibat pada penurunan pembentukan sikap dan perilaku anak pada masa selanjutnya. Gangguan ini dapat dicegah dengan memberikan stimulasi perkembangan.Desain penelitian ini adalah Quasy Eksperimental Design dengan jenis rancangan Non Equivalent Control Group. Penelitian ini dilaksanakan selama 4 bulan di Bidan Praktik Mandiri di Kelurahan Sidotopo Kec Semampir Surabaya Utara dengan sampel bayi usia 6 sampai 12 bulan. Teknik Pengambilan sampel menggunakan consecutive sampling Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dengan menggunakan lembar observasi. Teknik analisis data menggunakan uji Wilcoxon test untuk melihat perbedaan motorik kasar sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil penelitian menemukan bahwa 40% bayi mengalami peningkatan 1-2 segmen perkembangan motorik dan 60% bayi mengalami peningkatan perkembangan 3-4 segmen.ABSTRACTDevelopmental growth disorders in children under five will result in a decrease in the formation of attitudes and behavior of children in the future. These disorders can be prevented by stimulating development. This study used a quasy experimental design. This research was carried out for 4 months in Privately Practising Midwives in Sidotopo village of Semampir sub-district of North Surabaya with a sample of infants aged 6 to 12 months. Data sampling used consecutive sampling collected through observation using the observation sheet. Data were analyzed using Wilcoxon test to see the difference in gross motor before and after treatment in the treatment group. In the treatment group 40% infant experienced an increase of 1-2 segment of motor development and 60% had an increase of 3-4 segments.
Copyrights © 2016