Jurnal Analis Kesehatan
Vol 2, No 1 (2013): JURNAL ANALIS KESEHATAN

Pengaruh Waktu Kontak Dan Konsentrasi Rebusan Kelopak Bunga Rosella (Hibiscus sabdariffa L) Terhadap Bakteri Streptococcus pyogenes Penyebab ISPA

MISBAHUL HUDA (JURUSAN ANALIS KESEHATAN POLITEKNIK KESEHATAN TANJUNGKARANG)



Article Info

Publish Date
19 May 2017

Abstract

Penggunaan tanaman obat sebagai bahan alami yang digunakan untuk menggantikan obat-obatan kimiawi mulai dilakukan, tetapi perlu pembuktian secara ilmiah. Salah satu   bahan alami tersebut adalah Rosella (Hibiscus sabdariffa L).Telah dilakukan penelitian untuk mengetahui pengaruh waktu kontak dan konsentrasi   rebusan kelopak bunga Rosella terhadap pertumbuhan bakteri Streptococcus pyogenes. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan metode randomized controlledtrial yaitu melakukan treatment, kemudian efeknya diukur pada akhir penelitian berapa lama waktu kontak   air rebusan kelopak bunga Rosella dengan bakteri Sreptococcus pyogenes yang efektif dapat menghambat pertumbuhan bakteri Streptococcus pyogenes penyebab ISPA, dan mengetahui konsentrasi   air rebusan kelopak bungan Rosella yang efektif menghambat pertumbuhan bakteri Streptococcus pyogenes penyebab ISPA,   serta mengetahui interaksi antara konsentrasi dengan lamanya waktu kontak air rebusan kelopak bunga Rosella yang efektif dalam menghambat pertumbuhan Streptococcus pyogenes  penyebab  ISPA.  Sampel  adalah  air  rebusan  daun  kelopak  bunga  Rosella  dengan konsentrasi 10%, 20%, 3%, 40%, 50%, 60%, 70%, 80%, 90%,100% dengan 3 kali pengulangan dan 0% sebagai kontrol negatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi antara konsetrasi dan lamaya waktu kontak air rebusan kelopak bunga Rosella yang efektif dalam menghambat pertumbuhan bakteri Streptococcus pyogenes adalah konsentrasi 60% dengan lama waktu kontak 60 detik.

Copyrights © 2013






Journal Info

Abbrev

JANALISKES

Publisher

Subject

Health Professions Immunology & microbiology

Description

Jurnal Analis Kesehatan particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of medical areas. It covers the parasitology, bacteriology, virology, haematology, clinical chemistry, toxicology, food and drink ...