Makalah ini mempelajari bagaimana globalisasi dapat menembus batas negara dan dengan globalisasi negara maju (Amerika) melalui perusahaan Multi National Cooperatioan (MNC) –Disney dan Walmart—menjajah negara dunia ketiga (Bangladesh) dengan cara memberikan upah yang murah kepada para buruh wanita. Para kaum wanita di Bangladesh tidak berdaya menghadapi persoalan gaji murah, kemiskinan, dan keterbelakangan. Tujuan daripenelitian ini ingin melihat fenomena yang terjadi di Bangladesh terkait dengan pengaruh dan bahaya globalisasi bagi negara-negara dunia ketiga khususnya Bangladesh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Sebuah pendekatan yang lebih menekankan proses daripada hasil. Ada beberapa temuan dalam penelitian ini diantaranya; Globalisasi telah menjadi alat yang ampuh bagi Amerika untuk menjajah Bangladesh, wanita kerap disalah-gunakan sebagai alat kendali demi perolehan keuntungan korporasi, untuk memenuhi target produksi, pekerja-pekerja wanita dipaksa bekerja sampai larut malam dan tidur di pabrik, wanita-wanita pekerja tersebut tidak memiliki waktu sama sekali untuk diri sendiri dan keluarga mereka. Tenaga kerja wanita di Bangladesh merupakan cerminan tenaga kerja wanita di negara-negara dunia ketiga lainnya. Mereka miskin, berpendidikan rendah, jauh dari jaminan kesehatan, sanitasi yang buruk, dan sulit untuk mengubah nasib. Solusinya adalah pemerintah Bangladesh harus membuka lapangan pekerjaan baru dan berusaha untuk melepaskan ketergantungan ekonomi kepada Amerika.
Copyrights © 2018