ALQALAM
Vol 20 No 98-99 (2003): July - December 2003

MENGENAL DIALEK-DIALEK BAHASA ARAB

Achmad Satori Ismail (Program Pascasarjana Universitas Jslam Negeri "Syarif Hidayatullah" Jakarta)



Article Info

Publish Date
31 Dec 2003

Abstract

Bahasa Arab Fushha, yang dipengaruhi oleh dialek Bahasa Arab Qureisy, adalah bahasa lingua franca tidak saja bagi para sasterawan dari berbagai kabilah Arab sebagai media untuk menuangkan karya sastra yang berupa syair-syair, tetapi juga bagi masyarakat umum untuk menyampaikan pesan formal dalam khutbah dan pidato. Sementara dalam komunikasi rutinitas keseharian, kabilah-kabilah Arab menggunakan berbagai dialek yang jumlahnya tidak kurang 14 dialek, yakni: Istintha', Taltalah, Syansyanah, Thamthamaniyyah, 'Aj'ajah, 'An'anah, Fahfahah, Qith'ah, Kaskasah, Kasykasyah, Lakhlakhaaniyyah, Watam, Wakam, dan Waham. Dua dialek terakhir, Wakam, dan waham, dipandang dan diterima sebagai bagian dari bahasa Arab Fushha.Kata Kunci: Bahasa Semit, Bahasa Arab Fushha, Dialek, dan lingua franca.

Copyrights © 2003






Journal Info

Abbrev

alqalam

Publisher

Subject

Arts Humanities Education Social Sciences

Description

ALQALAM (e-ISSN: 2620-598X; p-ISSN: 1410-3222) is a journal published by the Center for Research and Community Service of UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten-INDONESIA. ALQALAM is an academic journal published twice a year (every six months). ALQALAM had been accreditated by Ministry of Education ...