Dalam kajian komunikasi politik, strategi pencitraan menjadi keniscayaan, sekalipun kadang berbeda dengan realitasnya, tetapi publik harus diyakinkan dengan retorika dan rekayasa pencitraan ihwal pembangunan dapat membangun opini publik keberhasilan seorang pemimpin. Bagi masyarakat Sulsel, strategi komunikasi politik Syahrul Yasin Limpo (SYL) dan Nurdin Abdullah di Bantaeng, cukup membanggakan terkait keberhasilannya membawa citra baik masyarakat Sulsel yang berhasil melakukan inovasi-inovasi pembangunan secara berkala. Keberhasilan membangun citra politik melalui media merupakan strategi yang digunakan SYL selaku gubernur Sulsel dan Nurdin Abdullah selaku bupati Kabupaten Bantaeng. Pemanfaatan media menjadi cara untuk mempublikasikan hasil-hasil pembangun yang telah dicapai. Artinya, kinerja mereka dengan berbagai capainnya dipublikasikan sehingga masyarakat luas mengetahuinya. Diaspora informasi melalui media dapat membentuk opini publik ihwal program-program pembangunan yang telah direalisasikan maupun agenda pembangunan yang sementara dalam proses penyelesaiannya. Dalam konteks pemerintahan, diniscayakan memaksimalkan citra diri dan karya-karya pembangunan para pemimpin melalui publikasi media sehingga masyarakat dapat menikmati hasil pembangunan serta masyarakat luas dapat mengenal sepak terjang dan kepemimpinan melaui kerja nyata.
Copyrights © 2016