Bawal : Widya Riset Perikanan Tangkap
Vol 7, No 1 (2015): (April 2015)

KEBERADAAN OVARIUM TRANSLUCENT SEBAGAI INDIKATOR MUSIM PEMIJAHAN IKAN LEMA Rastrelliger kanagurta (Cuvier, 1816) DI TELUK MAYALIBIT KEPULAUAN RAJA AMPAT

Dian Oktaviani (Pusat Penelitian Pengelolaan Perikanan dan Konservasi Sumber Daya Ikan)
Bertha Matatar (Conservation International Raja Ampat Program)
Duto Nugroho (Pusat Penelitian Pengelolaan Perikanan dan Konservasi Sumber Daya Ikan)



Article Info

Publish Date
30 Apr 2015

Abstract

Tersedianya data dan informasi tentang musim pemijahan merupakan salah satu komponen biologi yang berperan penting bagi perlindungan sedian induk dalam rangka menjamin kelangsungan sumber daya ikan secara berkelanjutan. Ikan Lema merupakan ikan pelagis kecil yang termasuk dalam Genus Rastrelliger dengan sifat reproduksinya dikelompokkan sebagai partial spawner. Kelompok jenis ini sulit untuk ditentukan puncak musim pemijahannya karena tingkat kematangan sexual IV ditemukan setiap bulan. Oleh karena itu, suatu upaya penelitian telah dilakukan untuk mengetahui karakteristik ovarium tingkat IV dan hasilnya dapat dijadikan indikator yang ditujukan untuk menentukan puncak musim pemijahan jenis ikan Lema yang tergolong sebagai partial spawner. Ikan lema Rastrelliger kanagurta (Cuvier, 1816) merupakan hasil tangkapan utama nelayan di Teluk Mayalibit yang beroperasi dengan perahu tanpa motor yang dilengkapi dengan lampu pada periode gelapbulan. Pengukuran dilakukan pada kurun waktu bulan Maret 2011 sampai dengan Februari 2012. Pengamatan terhadap sejumlah 656 specimen ovarium tingkat IV dengan rerata 55 spesimen/bulan) yang telah dikumpulkan pada periode tersebut. Analisis makroskopik difokuskan terhadap gonad betina (ovarium) pada tingkat IV yang diklasifikasikan sebagai ovarium translucent. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai frekuensi sampel bulanan terhadap ovarium translucent (51 – 100 % hydrated oocyte) memperlihatkan bahwa puncak musim pemijahan terjadi pada September (15,4 % dan 24,0 %), Oktober (12,8 dan 9,4 %), dan November (17,9 % dan 13,2 %). Temuan ini memberikan indikasi nyata bahwa tingginya frekuensi kejadian ovarium translucent dapat dijadikan indikator penentuan puncak musim pemijahan.

Copyrights © 2015






Journal Info

Abbrev

bawal

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Biochemistry, Genetics & Molecular Biology

Description

Bawal Widya Riset Perikanan Tangkap dipublikasikan oleh Pusat Riset Perikanan yang memiliki p-ISSN 1907-8226; e-ISSN 2502-6410 dengan Nomor Akreditasi RISTEKDIKTI: 21/E/KPT/2018, 9 Juli 2018. Terbit pertama kali tahun 2006 dengan frekuensi penerbitan tiga kali dalam setahun, yaitu pada bulan April, ...