Tiap central place (kota) memiliki hinterland atau daerah sekeliling. Tiap kota mendominasi dan mempengaruhi daerah sekelilingnya. Kota dan daerah sekelilingnya saling mengadakan interaksi. Daerah sekeliling itu meliputi desa-desa dan sejumlah central place dengan jenjang yang lebih rendah. Sampai berapa jauh suatu central place mempengaruhi atau berinteraksi dengan daerah sekelilingnya dapat diukur dengan model gravitasi. Model gravitasi itu sendiri sebagai salah satu metode analisis wilayah mengalami perbaikan atau penyempurnaan. Model gravitasi yang dimodifikasi bahkan dapat diterapkan untuk mengambil keputusan-keputusan lokasi suatu pusat perbelanjaan atau perencanaan real estate lainnya.
Copyrights © 2000