Bioedukasi: Jurnal Pendidikan Biologi
Vol 7, No 1 (2014): BIOEDUKASI: Jurnal Pendidikan Biologi

Pendekatan Fenetik Taksonomi dalam Identifikasi Kekerabatan dan Pengelompokkan Ikan Genus Tor di Indonesia

DWI ANGGOROWATI RAHAYU (Jurusan Biologi Universitas Borneo Tarakan)
ENDIK DENI NUGROHO (Jurusan Biologi Universitas Borneo Tarakan)



Article Info

Publish Date
01 Feb 2014

Abstract

Ikan Tor merupakan ikan air tawar lokal Indonesia dan termasuk ikan terancam punah. Upaya konservasi yang harus dilakukan salah satunya adalah penentuan kekerabatan berdasarkan pendekatan fenetik. Hal ini dikarenakan kedudukan taksonomi dan klasifikasi diantara genus Tor masih rancu. Sumber data yang digunakan adalah karakter meristrik, morfometrik, morfologi secara umum, dan karakter khusus penentu spesies. Karakter khusus penentu spesies diantara ikan genus Tor adalah keberadaan dan ukuran cuping pada bibir bawah. Sampel ikan Tor diambil dari Telaga Banyu Biru Pasuruan (nama lokal ikan Sengkaring dan Tambra), serta spesies acuan (Tor tambraides dari Kalimantan Barat, Tor duoronensis dari Padang, and Tor soro dari Sumatra Utara). Fenogram dibentuk berdasarkan metode UPGMA. Berdasarkan fenogram yang terbentuk diperoleh 3 kelompok kekerabatan dari yang terdekat hingga terjauh dan 2 kelompok apomorfi serta 4 kelompok automorfi. Percabangan pertama terdiri dari dua subklad yaitu Tor duoronensis dan Sengkaring memiliki kesamaan 100%, dan Tambra merupakan sister clad dari Tor duoronensis yang didukung dengan nilai similaritas 92,9%. Subklad kedua terdiri dari Tor Tambra dan Tor soro (Apomorfi B) dengan nilai similaritas 59%, sedangkan Tor tambraides memiliki kekerabatan terjauh dengan indeks kesamaan sebesar 45, 625%. Ikan Sengkaring dan Tambra menunjukkan pola pengelompokan yang dekat dengan Tor duoronensis berdasarkan tujuh karakter morfometrik pembeda utama. Ketujuh karakter pembeda utama tersebut adalah ukuran cuping, SL (panjang standart), MXBL (panjang sungut rahang atas), CPL (panjang batang ekor), PDL (panjang sebelum sirip dorsal), IW (jarak antar mata) dan SNL (panjang moncong). Hasil analisis morfometrik menunjukkan bahwa ikan Sengkaring dan Tambra mutlak bukan merupakan ikan Tor Tambraides maupun Tor soro dikarenakan ukuran tubuh yang berbeda secara signifikan.

Copyrights © 2014






Journal Info

Abbrev

bioedukasi

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Education Immunology & microbiology

Description

BIOEDUKASI-Jurnal Pendidikan Biologi FKIP UNS merupakan peer review journal, memuat artikel hasil penelitian, review, dan pemikiran terkait dengan biologi, lingkungan, pembelajaran dan pendidikannya. Terbit dua kali dalam setahun, pada bulan Februari dan ...