Bioedukasi: Jurnal Pendidikan Biologi
Vol 8, No 2 (2015): BIOEDUKASI: Jurnal Pendidikan Biologi

Perubahan Histologis Uterus Tikus Putih (Rattus norvegicus) Galur Wistar: Aktifitas Antifertilitas Ekstrak Kulit Biji Mete (Anacardium occidentale L.)

HARLITA HARLITA (P. Biologi PMIPA FKIP UNS)
RIEZKY MAYA PROBOSARI (P. Biologi PMIPA FKIP UNS)
JOKO ARIYANTO (P. Biologi PMIPA FKIP UNS)



Article Info

Publish Date
01 Aug 2015

Abstract

Kenaikan penduduk yang cepat di negara yang sedang berkembang seperti di Indonesia membutuhkan penangan yang tepat, sehingga diperlukan berbagai cara untuk mengontrol kehamilan. Pengaturan fertilitas wanita salah satunya dilakukan dengan kontrasepsi oral. Kontrasepsi sintetik mempunyai efek samping bagi pemakaianya antara lain ketidakseimbangan hormon, hipertensi, meningkatnya resiko kanker dan kenaikan berat badan.  Berbagai tumbuhan mempunyai potensi sebagai antifertilitas, salah satunya adalah mete (Anacardium occidentale L)., terutama bagian kulit biji. Kulit biji mete yang dianggap sebagai limbah ternyata mengandung 30% Cashew Nut Shell Liquid  (CNSL) atau minyak laka. Tujuan penelitian untuk  mengetahui perubahan histologis struktur uterus tikus putih  setelah pemberian ekstrak kulit biji mete, sehingga dapat dijadikan rekomendasi sebagai agen antifertilitas. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan yaitu  P1. kontrol, P2. placebo (larutan CMCNa 0,5%) dan P3. pemberian ekstrak kulit biji mete  dosis 300 mg/ kg berat badan (BB).  Pemberian ekstrak dilakukan secara oral selama 25 hari (5-6 kali siklus estrus). Pada akhir perlakuan tikus dikorbankan dan diambil uterus untuk membuat peparat histologis. Variabel yang diamati adalah pengamatan  sayatan  melintang struktur histologis uterus dengan metode parafin dan pewarnaan hematoksilin eosin (HE). Data dianalisis secara kualitatif dengan membandingkan struktur histologis ketiga perlakuan. Hasil penelitian  menunjukkan bahwa pemberian ekstrak kulit biji mete mempengaruhi struktur histologis uterus.  Terjadi perubahan susunan epitel endometrium dari epitel berlapis kubus bersilia menjadi epitel selapis kubus. Perubahan ini mempengaruhi implantasi embrio, sehingga mempengaruhi fertilitas.

Copyrights © 2015






Journal Info

Abbrev

bioedukasi

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Education Immunology & microbiology

Description

BIOEDUKASI-Jurnal Pendidikan Biologi FKIP UNS merupakan peer review journal, memuat artikel hasil penelitian, review, dan pemikiran terkait dengan biologi, lingkungan, pembelajaran dan pendidikannya. Terbit dua kali dalam setahun, pada bulan Februari dan ...