Perkembangan industri untuk komponen-kompenen mesin semakin meningkat, baik komponen-komponen mesin untuk kendaraan bermotor maupun komponen mesin produksi. Kebutuhan terhadap material baja sampai saat ini masih didominasi oleh baja tulangan, maka dengan ductile cast iron yang telah ditingkatkan kualitasnya, dapat dipakai sebagai mitra baja untuk memenuhi kebutuhan besi baja tulangan. Metode ACTDI merupakan perpaduan antara proses Heat Treatmen, pada proses Austemper dan pendinginan dengan nitrogen cair pada temperature dibawah nol derajat celcius. Pengujian ductile cast iron (FCD-50) yang telah dilakukan pengujian terjadi perubahan karakteristik sifat mekaniknya. Sifat mekanik yang diuji adalah kekerasan dan strukturmikro dengan proses ACTDI yang dimodifikasi kembali variable-variable bebasnya baik yang berkaitan dengan holding time pada proses austemper maupun pada proses pendinginan cryogenic.dan temper. FCD-50 modifikasi setelah diaustemper benda uji dimasukkan ke dalam tabung cairan nitrogen dengan waktu 48 jam, 96 jam dan 144 jam. Hasil dari proses perendaman dan pengujian didapatkan Pengujian kekerasan FCD-50 dengan perendaman selama 96 jam didapatkan nilai rata-rata sebesar 28.18 HRC lebih baik tanpa perlakuan (As-Cast), Peningkatan kekerasan pada spesimen FCD-50 karena jumlah martensit lebih banyak daripada yang terjadi pada proses tanpa perlakuan (As-Cast).
Copyrights © 2018