FLYWHEEL : Jurnal Teknik Mesin Untirta
Volume IV Nomor 2, Oktober 2018

PENGARUH PARAMETER TERKONTROL PADA PROSES ACCUMULATIVE ROLL BONDING (ARB) TERHADAP SIFAT MEKANIK DAN MIKROSTRUKTUR ALUMINIUM SERI 6 (AA6061)

Agus Pramono (Department of Metallurgy Engineering, Faculty of Engineering, Sultan Ageng Tirtayasa)
A. Ali Alhamidi (Department of Metallurgy Engineering, Faculty of Engineering, Sultan Ageng Tirtayasa)
Ravina Nur Fadila (Department of Metallurgy Engineering, Faculty of Engineering, Sultan Ageng Tirtayasa)



Article Info

Publish Date
17 Oct 2018

Abstract

Perkembangan ilmu dan teknologi dewasa ini menuntut adanya material yang mempunyai kekuatan tinggi, mampu bentuk yang tinggi, tahan korosi dan komposisi kimia yang sesuai dengan kebutuhan sifat mekanis. Penggunaan Aluminium seri 6 (AA6061) yang digunakan sebagai aplikasi pesawat terbang karena spesifikasi sifat mekanik, tahan korosi dan formabilitas yang tinggi telah memenuhi kriteris standart komponen, oleh karena itu, diperlukan metode untuk meningkatkan kekuatan dan kekerasan suatu material, salah satunya metode Severe Plastic Deformation (SPD), yang digunakan pada penelitian ini yaitu accumulative roll bonding (ARB) yang merupakan salah satu metode SPD yang diketahui mampu menghasilkan butir halus/ultrafine grained (UFG). Dalam penelitian ini, bahan AA6061 direduksi 50% dengan proses ARB dengan variasi temperature pre-heating 300°C, 400°C, 500°C serta variasi siklus 1, 3, dan 5 menggunakan waktu selama 20 menit. Sifat mekanik hasil proses ARB diketahui dengan pengujian tarik dan kekerasan, sedangkan mikrostruktur diamati dengan pengujian metalografi serta pengujian scanning electron microscope (SEM). Hasil uji tarik pada temperatur 300oC dengan siklus 5 lebih besar dibandingkan dengan 400oC dan 500oC yaitu sebesar 105.95 MPa dan hasil uji tarik terendah yaitu sebesar 75.57 MPa pada temperatur 400oC dengan siklus 1. Hasil uji keras tertinggi pada temperatur 300oC dengan  siklus 5 yang dicapai yaitu sebesar 39.94 HV. Dan hasil terendah yaitu 34,82 HV pada temperatur 500oC dengan siklus 1. Adapun struktur mikro menunjukkan hasil ukuran butir yang semakin kecil seiring meningkatnya siklus, hal tersebut menyebabkan kekuatan dan kekerasan hasil proses ARB meningkat. Pemanasan pada temperatur 300°C siklus 5 menghasilkan ukuran butir terkecil sebesar 2.2 μm mendekati butir halus yang dipersyaratkan, yaitu: 1µm sedangkan ukuran butir terbesar pada sampel non perlakuan sebesar 4.1 μm.

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

jwl

Publisher

Subject

Automotive Engineering Chemical Engineering, Chemistry & Bioengineering Control & Systems Engineering Energy Engineering Industrial & Manufacturing Engineering Materials Science & Nanotechnology Mechanical Engineering Transportation

Description

The journal publishes original and (mini)review articles covering the concepts of materials science, mechanics, kinematics, thermodynamics, energy and environment, mechatronics and robotics, fluid mechanics, tribology, cybernetics, industrial engineering and structural analysis. The journal follows ...