Aktivitas kendaraan bermotor pada fasilitas pendidikan berkontribusi terhadap menurunnya kualitas udara. Particulate matter (PM) 10 di Asia Tenggara menurut data WHO Tahun 2016 sebesar 55% pada 5 tahun terakhir dan menyebabkan gangguan kesehatan paru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan durasi pajanan PM 10 dengan kapasitas vital paksa paru satpam dan petugas parkir di Universitas X kota Yogyakarta. Jenis penelitian ini adalah penelitian observasioanal analitikdengan rancangan cross-sectional. Sampel pada penelitian ini adalah satpam dan petugas parkir sebanyak 32 responden dengan kriteria bersedia menjadi responden penelitian dan teknik purposive sampling. Lokasi penelitian yaitu Universitas X di Kota Yogyakarta dan dilaksanakan pada tahun 2018 menggunakan instrumen kuesioner dan spirometri. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariate dengan menggunakan uji Fisher Exact untuk mengetahui hubungan antara durasi pajanan PM 10 dengan kapasitas vital paksa paru. Hasil uji Fisher exact diperoleh nilai p = 0,654 (P > 0,05), artinya tidak terdapat hubungan yang bermakna antara durasi pajanan PM 10 dan kapasitas vital paksa paru. Responden sebagian besar memiliki nilai kapasitas vital paksa paru berada pada kategori tidak normal dengan durasi pajanan PM 10 > 5 tahun sebesar 37,5%. Dengan demikian, perlu upaya konkrit dari pihak universitas dalam pengendalian pencemaran udara yang berbasis eco-green.  Kata kunci : Petugas Parkir, Paparan, Partikulat udara, Paru,Satpam
Copyrights © 2018