Tolok ukur keberhasilan perusahaan dibedakan dalam keberhasilan total danparsial. Di sisi lain, ukuran efisiensi dibedakan atas efisiensi produktif dan alokatif.Ukuran-ukuran tersebut akan beruariasi apabila struktur pasar menyimpang darikondisi pasar persaingan sempurna. Dalam banyak kasus, perusahaan milik negaraatau BUMN berada pada kondisi monopoli natural atau bentuk "market failure"yang lain. Makalah ini membahas berbagai syarat tambahan atau alternatif untukmengukur keberhasilan BUMN yang mengandung unsur kegagalan pasar (marketfailure) di dalamnya. Dalam pembahasan, makalah ini menggunakan berbagaicontoh pembanding di Australia dan Selandia Baru.
Copyrights © 1995