JURNAL MANAJEMEN DAN PELAYANAN FARMASI (Journal of Management and Pharmacy Practice)
Vol 6, No 3

PERSEPSI APOTEKER DAN PASIEN TERHADAP PENERAPAN SISTEM PEMBAYARAN JKN PADA APOTEK

Satibi Satibi (Fakultas Farmasi, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta)
Dewa Ayu Putu Satrya Dewi (Fakultas Farmasi, Universitas Gadjah Mada, Yogtakarta)
Atika Dalili Akhmad (Fakultas Farmasi, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta)
Novita Kaswindiarti (Fakultas Farmasi, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta)
Dyah Ayu Puspandari (Fakultas Kedokteran, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta)



Article Info

Publish Date
30 Sep 2016

Abstract

Pelayanan kesehatan pada era JKN diselenggarakan oleh semua Fasilitas Kesehatan (faskes) yang bekerja  sama dengan BPJS Kesehatan. Pelayanan kesehatan dapat dilakukan berdasarkan perjanjian kerjasama antara BPJS dan faskes, bagi faskes yang tidak mempunyai sarana kefarmasian dapat menjalin kerja sama dengan apotek dalam hal pelayanan kefarmasian. Metode pembayaran untuk jasa pelayanan kesehatan pada era JKN menggunakan sistem kapitasi dan pembayaran langsung oleh BPJS kepada faskes. Namun masalah yang sering timbul dan menjadi pertanyaan dalam program JKN adalah mutu pelayanan, masyarakat masih ragu dengan mutu pelayanan yang diberikan oleh faskes. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana sistem kapitasi JKN dilihat dari sudut pandang Apoteker untuk mengetahui persepsi apoteker dan pasien terkait dengan sistem kapitasi JKN di Apotek PRB, Apotek Jejaring, dan Apotek Klinik Pratama. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analitik menggunakan kuesioner yang berisi pernyataan tentang persepsi apoteker terhadap  profit, klaim biaya, perjanjian  kerjasama, dan pelayanan, sedangkan pada   pasien  tentang kualitas, jumlah, dan ketersediaan obat dan pembayaran obat. Data statistik dianalisis menggunakan analisis dengan Kruskal Wallis test dan uji post hoc Mann Whitney dengan melihat nilai signifikansi (p). Hasil penelitian di Apotek PRB, Apotek Jejaring dan Apotek Klinik Pratama, yaitu terdapat perbedaan persepsi apoteker pada indikator profit (p = 0,003) dan indikator pelayanan (p = 0,001), namun tidak terdapat perbedaan persepsi apoteker pada indikator klaim biaya (p = 0,0546) dan  indikator perjanjian kerjasama (p = 0,606). Selanjutnya, untuk persepsi pasien rawat jalan yaitu  terdapat perbedaan persepsi pasien pada indikator kualitas dan ketersediaan obat (p = 0,000), tetapi tidak terdapat perbedaan persepsi pasien rawat jalan pada indikator jumlah (p= 0,667) dan indikator pembayaran (p = 0,057). Berdasarkan biaya obat, yaitu terdapat perbedaan biaya obat (p = 0,000) pada apotek PRB, Apotek Jejaring, dan Apotek Klinik Pratama.

Copyrights © 0000






Journal Info

Abbrev

jmpf

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Public Health

Description

JMPF is the first open access journal in Indonesia specialized in both research of pharmaceutical management and pharmacy practice. Articles submitted in JMPF are peer reviewed, we accept review articles and original research articles with no submission/publication fees. JMPF receives manuscripts ...