Latar Belakang : Keberadaan DAMIU terus meningkat sejalan dengan dinamika keperluan masyarakat terhadap air minum walaupun tidak semua produk DAMIU terjamin keamanannya. Pemilihan DAMIU untuk memenuhi kebutuhan akan air minum beresiko bagi kesehatan jika konsumen tidak memperhatikan higiene sanitasi DAMIU.Tujuan : Mengetahui higiene sanitasi tempat, peralatan, operator dan uji Eschericia coli produk DAMIU di Kelurahan Pesisir, Kecamatan Lima Puluh, Kota Pekanbaru. Metode : Jenis penelitian deskriptif dengan total sampling sebanyak 7 DAMIU. Penilaian higiene sanitasi menggunakan format pemeriksaan fisik berdasarkan pedoman penyelenggaraan higiene sanitasi DAMIU Kementerian Kesehatan. Kualitas bakteriologis diuji di laboratorium dengan persyaratan berdasarkan Permenkes RI No. 492/MENKES/KES/PER/IV/2010.Hasil : Kualitas bakteriologis air minum pada 7 DAMIU menunjukkan 1 DAMIU yang tidak memenuhi syarat dengan persentase 14% dan 6 DAMIU memenuhi syarat dengan persentase 86%.Kesimpulan : Secara umum higiene sanitasi tempat, peralatan, dan operator cukup baik, namun fasilitas sanitasi masih belum maksimal seperti belum adanya tempat cuci tangan yang dan tempat sampah yang tertutup, operator tidak mencuci tangan setiap melayani konsumen dan tidak memeliki sertifikat kursus higiene sanitasi DAMIU.
Copyrights © 2018