Journal of Indonesian Economy and Business
Vol 4, No 1 (1989): April

EKONOMI MORAL

Mubyarto Mubyarto (Fakultas Ekonomi, Universitas Gadjah Mada)



Article Info

Publish Date
19 Apr 1989

Abstract

Dalam suatu pertemuan ilmiah pernah ada pernyataan luguyang mengesanhan pengeitian ekonomi sebagai sesuatu yang salah, yang tidakseharusnya diperkembangkan. Dinyatakan sebagai semacam protes bahwa "sekarangini kok nampaknya pariwisata pun sudah diekonomikan"! Mudah-mudahan yangdimaksudkan adalah bahwa pariwisata sudah "dikomersialkan" bukan"diekonomikan". Dan pengeitian ekonomi memang berbeda dengan komersial,meskipun memang dalam buku-buku teks ekonomi diajarkan bahwa ekonomi yangmaju adalah ekonomi yang semakin komersial.Konsep ekonomi moral yang akan kami bahas sekarang ini tidaklah sama sekaliberbeda dengan moralitas yang mendasari pikiran Smith dalam The Moral Sentiment.Moralitas secara umum bisa diartikan sebagai (kepatuhan pada) aturan hidup yangbijaksana, yang berarti mengandung tujuan baik dan bagi kebaikan semua orang. Danekonomi moral tidak lain adalah suatu (aturan) kehidupan berekonomi di manaberbagai kepentingan ekonomi dalam masyarakat bersifat tenggang-menenggang(secara otomatis) tanpa perlu ada campur tangan pihak ketiga untukmengembangkannya.

Copyrights © 1989






Journal Info

Abbrev

Publisher

Subject

Economics, Econometrics & Finance

Description

Journal of Indonesian Economy and Business (JIEB) is open access, peer-reviewed journal whose objectives is to publish original research papers related to the Indonesian economy and business issues. This journal is also dedicated to disseminating the published articles freely for international ...