Journal of Indonesian Economy and Business
Vol 5, No 2 (1990): September

PENENTUAN HARGA POKOK KOPI DI TINGKAT PETANI

Revrisond Baswir (Fakultas Ekonomi, Universitas Gadjah Mada)



Article Info

Publish Date
19 Sep 1990

Abstract

Berdasarkan perbandingan antara nilai rupiah dengan US dolar, harga jual kopi(robusta) di tingkat petani saat ini tergolong yang paling rendah dalam sejarahperkopian Indonesia. Dalam periode 1976-1982, harga jual kopi di tingkat petaniselalu berada di atas 2 US dollar/kg. Bahkan pada tahun 1977, harga jual kopi ditingkat petani pernah mendekati 2,00 US dollar/kg. Harga jual di bawah 1,00 USdollar mulai terjadi sejak 1983. Walaupun demikian, untuk periode 1983-1988, hargajual di tingkat petani tetap tidak berada terlalu jauh di bawah 1 US dollar. Saat ini,harga kopi di tingkat petani hanya berkisar sekitar 0,60 US dollar atau sekitarRpl.000,00 /kg. Harga jual yang rendah ini tentu memprihatinkan semua pihak. Pada tingkat pertama, harga jual yang rendah pada tingkat petani itu tentu akan berpengaruh secara langsung pada tingkat kesejahteraan petani. Dengan berkurangnya surplus yang diperoleh petani maka akan berkurang pula motivasi petani untuk meningkatkan jumlah dan mutu produksinya. Pada tingkat kedua, jumlah dan mutu produksi yang rendah disertai dengan harga jual yang rendah, akan berpengaruh pula secara langsung terhadap devisa yang dapat dikumpulkan dari hasil ekspor kopi. Hal yang terakhir ini tentu saja tidak sejalan dengan usaha meningkatkan ekspor non-migas yang sedang digalakkan pemerintah.

Copyrights © 1990






Journal Info

Abbrev

Publisher

Subject

Economics, Econometrics & Finance

Description

Journal of Indonesian Economy and Business (JIEB) is open access, peer-reviewed journal whose objectives is to publish original research papers related to the Indonesian economy and business issues. This journal is also dedicated to disseminating the published articles freely for international ...