Gejala Flu Burung ( Avian Influezsa) di Kabupaten Blitar telah dimulai sejak akhir tahun 2003. Namun saat itu masyarakat maupun aparat setempat belum menyadari adanya wabah tersebut. Baru setelah awal tahun 2004 diketahui bahwa wabah Avian Influenza (AI) banyak menyerang ternak unggas diwilayah ini dan puncak serangan terjadi pada bulanbulan Februari sampai dengan April 2004. Selama kurun waktu 3(tiga) bulan tersebut tidak kurang dari 7,48 juta ekor ayam ras mati karena wabah flu burung maupun sebagai akibat adanya depopulasi. Pada saat terjadinya wabah Afian Influenza di Kabupaten Blitar, keadaan tersebut sedikit banyak berpengaruh terhap harga-harga produk ternak unggas. Kontraksi harga tersebut tidak terlalu berdampak terhadap perkembangan harga input maupun harga output produk untuk periode selanjutnya. Intensitas kegiatan penanggulangan wabah AI tampaknya mampu meredam gejolak fluktuasi harga produk pada tahun yang bersangkutan, sehingga harga produk ternak ungggas kembali menjadi normal. Tulisan ini merupakan hasil pengamatan dilapangan yang dilakukan pada tahun 2006 di wilayah Kabupaten Blitar, Jawa Timur.
Copyrights © 2006